Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Debat Publik Pertama Cabup dan Cawabup Parigi Moutong Sukses Digelar

Debat publik pertama Cabup, Cawabup Parigi Moutong, Selasa (22/10/2024) di Swiss Bellhotel Silae Palu.(Foto - Aswadin/Palu Ekspres).

Parigi Moutong, PaluEkspres.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, (Sulteng) sukses menggelar debat publik pertama, calon Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024, berlangsung di Swiss Bellhotel, Silae Palu, Selasa (22/10/2024), malam.

Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, Ariyana mengatakan debat publik merupakan ruang bagi pasangan calon Bupati dan wakil Bupati menyampaikan gagasan dan visi-misi kepada masyarakat sebagai bagian dari tahapan Pilkada 2024.

“Debat kandidat penting disajikan kepada publik guna mengadu gagasan dalam argumentasi yang tersusun dalam visi dan misi untuk meyakinkan pemilih,” kata Ariyana.

Debat kandidat jelas Ariyana, merupakan salah satu metode kampanye yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024.

“Yang mana pada debat pertama KPU mengusung tema meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat Parigi Moutong,” ujarnya.

Sehingga, dari kegiatan ini kata dia, akan menjadi kesempatan bagi masyarakat sebagai pemilih mengetahui visi dan misi masing-masing pasangan calon yang disiarkan melalui Stasiun TV Nasional.

“Disini masyarakat mengenal lebih dekat dan menilai secara objektif gagasan dan solusi yang ditawarkan oleh setiap pasangan calon dalam memimpin Parigi Moutong lima tahun ke depan,” katanya.

Kata dia, KPU sebagai penyelenggara teknis Pilkada memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan secara adil, transparan dan akuntabel, serta berkomitmen untuk melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong dengan asas jujur, adil, bebas dan rahasia.

“Diharapkan masing-masing pasangan calon menjunjung tinggi etika politik dan nilai-nilai demokrasi saat melakukan kegiatan kampanye, tidak terkecuali dalam kegiatan debat publik,” sebut Ariyana.

Debat publik kedua dijadwalkan akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang, kemudian debat publik ketiga dilaksanakan pada 13 November 2024.

Ariyana berharap, dalam tahapan kampanye hingga menuju hari pemungutan suara 27 November nanti dapat berjalan aman dan damai. Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban Pilkada menjadi tanggung jawab bersama.

“Berbeda pilihan hal yang wajar, jangan jadikan perbedaan sebagai permusuhan,” ujarnya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital