Rabu, 19 Agustus 2026
Daerah  

Industri Tambang, Peran Perguruan Tinggi

Tambang

Oleh: Mochtar Marhum

Akhir akhir ini wacana dan polemik terkait UU Minerba yang membuka peluang Perguruan Tinggi agar bisa dilibatkan dalam pengelolaan tambang.

Bisakah perguruan tinggi diikutsertakan dalam pengelolaan industri tambang di Indonesia ? Ini pertanyaan yang berkembang dan viral di sejumlah media mainstream dan media sosial.

Isu tambang menjadi polemik menarik di kalangan akademisi, aktivis, politisi, pebisnis, pemerintahan dan masyarakat mulai dari rakyat jelata hingga rakyat jelita ikut berargumen dan juga ada yang hanya menyimaknya.

Pemberian hak pengelolaan tambang kepada perguruan tinggi sedang dibahas di Rapat Pleno Penyusunan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas UU No 4/2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba). Hal ini telah menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat dan akademisi (Kompas, 25/01/2025).

Bayangkan, perguruan tinggi (PT) seperti sebuah mercusuar yang berdiri tegak di tengah lautan kegelapan, memancarkan cahaya untuk menuntun kapal-kapal yang hilang dalam badai ketidaktahuan menuju pengetahuan dan kebenaran.

Badan legislasi (Baleg) DPR RI berencana menambahkan pasal baru dalam revisi UU Minerba, yaitu Pasal 51A.

Pasal ini mengatur bahwa wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) mineral logam dapat diberikan kepada perguruan tinggi secara prioritas. Selain itu, terdapat ketentuan tambahan terkait pemberian WIUP:

  • Pasal 51A ayat (1): WIUP mineral logam diprioritaskan untuk perguruan tinggi.
  • Pasal 51A ayat (2): Pertimbangan pemberian WIUP kepada perguruan tinggi akan diatur lebih rinci.
  • Pasal 51A ayat (3): Ketentuan lebih lanjut mengenai pemberian WIUP akan diatur melalui peraturan pemerintah (PP). (Liputan 6, 29/01/2025).

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Gabriel Lele mengatakan rencana memberi konsesi lahan tambang untuk perguruan tinggi adalah bentuk korporatisme baru di lingkungan kampus. Oleh karena itu, ia menegaskan sebaiknya kampus tidak membuka ruang untuk mendapat izin usaha pertambangan tersebut (5/02/25).

Korporatisme ini sebagai strategi negara untuk memasukkan kelompok-kelompok di luar pemerintah, termasuk kampus, dengan memberikan keuntungan tertentu. Namun, hal ini datang dengan syarat, yaitu kampus tidak boleh lagi menyampaikan suara-suara kritisnya.

Sejumlah kampus merespons rencana pemberian wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi. Rencana itu akan dituangkan dalam perubahan keempat RUU Pertambangan Mineral dan Batu Bara (UU Minerba).

Salah satu respons datang dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan setuju dengan usulan tersebut (CNN Indonesia, 27/01/25).

Menurutnya pemberian izin tambang tersebut adalah niat baik dari pemerintah yang harus dimanfaatkan sebagai solusi pembiayaan tinggi setiap kampus.

Terkait dengan isu tambang masuk perguruan tinggi dari perspektif akademik, sebenarnya hal-hal tang berbau isu tambang bukan hal yang baru karena sudah lama masuk di perguruan tinggi.

Terbukti sudah lama Tambang masuk perguruan tinggi terutama di Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum.

Cuman belum dalam bentuk bisnis (investasi atau industri).

Terkait isu tambang mungkin bisa dikatakan baru dalam bentuk kajian atau research dan perkuliahan (Matakuliah Terkait).

Bahkan juga ada dalam bentuk wacana dan rencana kajian ilmiah terkait.

Perguruan tinggi memiliki sumber daya mumpuni dalam hal kajian industri pertambangan dan dampakanya.

Ada berbagai disiplin ilmu terkait yang bisa mendukung terlibatnya perguruan tinggi dalam pengelolaan industri pertambangan antara lain misalnya di Fakuktas Teknik Prodi Geologi tambang melakukan peneliatian atau kajian. Mereka mempelajari potensi bumi untuk mendukung kegiatan pertambangan. 

Geologi tambang mencakup ilmu-ilmu kebumian, seperti batuan, mineral, minyak dan gas bumi, dan struktur bumi, Geoteknik mereka mengkaji tambang termasuk mengkaji proses analisis kondisi tanah dan batuan di area tambang atau meneliti potensi tambang (Mineral Mining), Prodi Teknik Lingkungan mengkaji dampak dari Industri Tambang tehadap lingkungan hidup di sekitarnya. Kajian teknik lingkungan tambang adalah kajian mengenai pengelolaan lingkungan yang dilakukan dalam kegiatan pertambangan. Kajian ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan memastikan bahwa kegiatan pertambangan tidak merusak lingkungan. 

Fakultas MIPA khususnya Prodi Kimia Murni (Pure Science) seperti kajian sifat kimia tanah bekas tambang, kajian air asam tambang, dan penggunaan bahan kimia dalam pertambangan, di Fakuktas Kedokteran dan Fakuktas kesehatan Masyakat mengkaji tentang kesehatan lingkungan masyarakat dan meneliti parasit seperti Cacing Tambang (Tapi maaf konotasi tambang di sini tidak ada kaitannya dengan isu pertambangan…hehehehehe…☺😄🙏) namun tentu Fakultas Kesmas dan Kedokteran punya peranan yang sangat penting dalam kajian kesehatan lingkungan dan upaya pencegahan gangguan kesehatan yang mungkin bisa saja ditimbulkan oleh industri pertambangan.

Fakuktas Hukum ada Kajian UU Minerba (Undang Undang Tambang Mineral dan Batubara) sebagai kajiam legislasi dan menjadi payung hukum dalam pengelolaan industri pertambangan. Fakultas ekonomi terlibat dalam kajian studi kelayakan pembangunana industri pertambangan dan kajian ekonomi dan bisnis mengkaji untung dan rugi serta dampak dari industrinpertambangan khususnya dari perpektif ekonomi dan bisnis.

Bahkan Fakultas lainnya juga bisa terlibat secara langsung dalam halam hal mendukung konsumsi makanan sehat tenaga ahli dan pekerja tambang dalam hal ini Fakultas Pertanian, peternakan dan perikanan misalnya bersama investor bisa terlibat dalam hal penyediaan stok pangan bergizi dan sehat khususnya suplay untuk di area industri pertambangan. Jadi kesimpulannya hampir semua fakultas dan kajian di perguruan tinggi sangat berpotensi untuk dilibatkan dalam pengeloaan industri pertambangan.

Terkait Isu tambang mineral sebenarnya sudah tidak asing lagi di Perguruan Tinggi tapi masih dalam bentuk kajian science dan teknologi dalam tataran teori dan praktek laborotorium.

Walaupun perguruan tinggi merupakan pendidikan formal yang berstatus organisasi non-profit. Namun, saat ini pemerintah mendorong perguruan tinggi agar lebih mandiri secara finansial dan lebih otonomi dalam hal pengelolaan perguruan tinggi khususnya pengelolaan keungan.

Adanya kebijakan pemerintah yang mendorong perguruan tinggi agar bisa memiliki profit center dan bisa memperoleh revenue generating dan hal ini telah dijalankan oleh beberapa perguruan tinggi yang telah bersatus Perguruan Tinggi berbadan Hukum yang memiliki unit unit usaha termasuk seperti memiliki hotel, Swalayan atau Mall, Percetakan, lahan perkebunan dan lain-lain yang semuanya punya orientasi kewirausahawan (enterpreneurship) untuk income generating

Untuk biaya operasional, investasi dan pembentukan PTNBH dan keberlanjutannya dibutuhkan biaya operasional yang tidak kecil. Oleh sebab itu Perguruan Tinggi ditundut agar bisa punya inisiatif dan mampu merubah paradigma dan mindset kewirausahawan (enterpreneurship).

Adanya kebijakan pendidikan tinggi yang mendorong perguruan tinggi agar bisa lebih mandiri secara finansial (Self-Funded) dan Otonomi. Melalui kebijakan PTNBH perguruan tinggi negeri didorong untuk memiliki profit centers yang bisa menghasilkan keuntungan finasial (revenue generating atau income generating) agar perguruan tinggi tidak lagi semata hanya bergantung pada sumber dana dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau APBN tapi bisa terlibat langsung dalam bisnis pengelolaan tambang tapi asal bisa secara finansial menguntungkan perguruan tinggi dan bisa sekaligus ikut mensejahterkan masyarakat.

Namun, lepas dari pandangan berbagai masyarakat terkait terbuka peluang Perguruan Tinggi ikut dalam pengelolaan tambang, sebaiknya pihak perguruan tinggi harus mengkaji terlebih dahulu serta mempertimbangkan matang matang mamfaat yang diperoleh dan kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Sikap husnuzon dan suuzon di kalangan masyarakat itu bisa saja muncul tapi tentu optimisme sebaiknya lebih ditonjolkan walupun juga tentu masih ada perasaan pesimis di antara stakeholder terkait.

Perguruan tinggi harus punya relasi atau hubungan industri agar teori dan prakteknya sains dan teknologi bisa terealisasi dan bisa dimamfaatkan sehingga bisa menguntungkan secara ekonomi dan bisnis.

Perguruan tinggi tidak boleh lagi hanya menjadi menara gading tapi perguru tinggi selayaknya harus bisa menjadi mercusuar dan sekaligus menjadi pelita yang terang dan bisa menerangi kegelapan.

  • Penulis adalah akademisi, kolumnis dan mantan Ketua Forum Dosen Indonesia Sulawesi Tengah

dewispin
dewaslot88
Mekanisme Pembayaran Paylines Pada Mahjong Ways Diperkenalkan Agar Pemain Tahu Potensi Menang
Strategi Bertahan Dalam Mahjong Ways Saat Tren Kekalahan Diatur Melalui Panduan Terlengkap
Tabel Pembayaran Mahjong Ways Dibaca Terlebih Dahulu Sebelum Menentukan Besaran Taruhan
Sistem Acak RNG Pada Mahjong Ways Memiliki Fakta Penting Yang Wajib Dipahami Pemain
Transformasi Simbol Emas Menjadi Wild Dalam Mahjong Ways Dimaksimalkan Untuk Meraih Kemenangan
Teknologi Yang Semakin Adaptif Dan Terintegrasi Membantu Kasino Online Mengikuti Perkembangan Zaman
Pengembalian Kasino Online Dibandingkan Melalui Sinkronisasi Akurat Dengan Mekanisme Digital Dan Analisis Modern
Transformasi Kasino Online Diidentifikasi Riset Informatika Untuk Menjelaskan Pergeseran Ekosistem Digital
Dinamika Sistem Kasino Online Terungkap Melalui Deteksi Anomali Algoritmik Dengan Data Komprehensif
Era Baru Kasino Online Dimasuki Seiring Meningkatnya Konektivitas Dan Inovasi Teknologi
Pemodelan Terukur Menerangkan Dinamika Probabilistik Kasino Online dalam Menghasilkan Pola Virtual Mutakhir
Pengalaman Interaktif Kasino Online Berkembang Berkat Pemrosesan Data yang Cerdas
Perkembangan Teknologi Interaktif Mendorong Kasino Online Memasuki Generasi Platform yang Lebih Modern
Kasino Online dari Platform Digital Menuju Ekosistem Interaktif yang Semakin Menarik Perhatian Publik
Kecerdasan Adaptif Kasino Online Mendorong Transformasi Industri Permainan Digital Modern
Dokumentasi Kasino Menjadi Fondasi Penting dalam Menjaga Jejak Keamanan Kepatuhan dan Transparansi Sistem
Peta Kerapatan Probabilitas NextSpin Membantu Menghubungkan Indeks Gates of Olympus dengan Pendekatan Sains
Pengelolaan Dokumentasi Kasino Membantu Memperkuat Keamanan Sistem dan Memastikan Kepatuhan Infrastruktur Secara Lebih Terstruktur
Analisis RTP Membantu Memahami Mengapa Jam Main Tidak Selalu Menunjukkan Pola Hasil Permainan yang Sama
Desain Kalkulatif Probabilitas Sweet Bonanza Candyland Membuka Arah Baru dalam Pengolahan Data PGSoft Berbasis Komputasi
Fenomena Mahjong Ways
Free Spins Mahjong Ways
Paytable Mahjong Ways
Cara Mahjong Ways 2
Mahjong Ways
Mahjong Ways 2 Kasino Online
Perspektif Baru Mengubah Cara Memahami Perjalanan Kasino Digital Dihadirkan Ruang Interaktif
Strategi Kasino Online Tetap Menarik Di Tengah Persaingan Ketat Hiburan Online Dikupas Media Digital
Arah Baru Di Dunia Taruhan Dibawa Ketika Teknologi AI Mengubah Permainan Bakarat Kasino Online
Narasi Baru Dalam Evolusi Permainan Baccarat Di Indonesia Dibawa Oleh Fenomena Teknologi
Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Berubah Saat Baris Tambahan Pada Studi Kasus Mahjong Ways
Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Sering Disalahartikan Sebagai Penanda Hasil Putaran Berikutnya
Tampilan Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dibandingkan Dalam Menyajikan Informasi Fitur Pada Layar Seluler Modern
Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Hingga Menjadi Bagian Industri Game Digital Modern Direkapitulasi
Fungsi Scatter Mahjong Ways Dikenali Tanpa Mencampurkannya Dengan Peran Wild Dalam Susunan Kemenangan
Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital Diungkap Melalui Penyelaman
Perjalanan Mahjong Ways 2 Menghadapi Perubahan Tren Di Industri Hiburan Digital Diungkap Media Gaming
Catatan Perubahan Platform Interaktif Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain Menampilkan Baccarat
Wacana Kasino Online Jadi Sorotan Baru Masyarakat Akibat Pergeseran Media Modern
Bakarat Digital Jadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern Dibawa Oleh Perubahan Gaya Platform
Pengambilan Keputusan Secara Real-Time Dioptimalkan Kasino Online Berbasis Data Adaptif
Konsistensi Kinerja Di Berbagai Situasi Terjaga Melalui Infrastruktur Digital Adaptif
Peluang Baru Untuk Peningkatan Produktivitas Terbuka Lewat Pengelolaan Kasino Online Berbasis Infrastruktur
Melihat Perkembangan Teknologi Lewat Narasi yang Mengiringi Kasino Online di Indonesia
Stabilitas Sistem Pada Lingkungan Kasino Yang Dinamis Didukung Oleh Otomasi Digital Terintegrasi
Laporan Media Terbaru Ungkap Perjalanan Mahjong Ways dan Dampaknya pada Komunitas Indonesia
Catatan Media Mengulas Perjalanan Baccarat di Tengah Transformasi Teknologi Global
Strategi Pengelolaan Kasino Digital Dioptimalkan Berkat Sistem Analitik Modern
Transformasi Kasino Online Menghadirkan Interaksi Digital Baru di Era Teknologi
Saat Platform Baccarat Makin Interaktif Memicu Perubahan Cara Pembahasan di Dunia Maya
Perjalanan Baccarat dalam Transformasi Media Digital Mengubah Wajah Industri Hiburan
Baccarat Jadi Bagian Evolusi Platform Interaktif Transformasi Dunia Hiburan Digital
Observasi Teknologi Ungkap Pergeseran Narasi Permainan Baccarat dan Dampaknya bagi Pemain
Transformasi Media Bicara Perjalanan Baccarat Melalui Pengalaman Digital yang Mengubah Cara Pandang
Teknologi Kasino Online Mampu Mengolah Data Digital Berkat Perkembangan Perangkat Keras Dan Lunak
Perjalanan Platform Interaktif Mengubah Narasi Kasino Online dengan Perspektif Baru
Kebutuhan Terhadap Sistem Komputasi Kasino Online Semakin Meningkat Seiring Pesatnya Transformasi Digital
Komputasi Menjadi Salah Satu Fondasi Utama Yang Mendorong Kemajuan Teknologi Kasino Online Di Era Modern
Hampir Seluruh Aktivitas Kasino Online Saat Ini Memanfaatkan Sistem Komputasi Dalam Prosesnya
Jalur Pembayaran Yang Putus Setelah Cascading Pada Mahjongways Kasino Online Dibaca Dengan Teknik Ini