JAKARTA, PALUEKSPRES.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mewajibkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) membantu pengembangan transportasi publik di Jakarta. Hal itu disampaikan Prabowo menanggapi permintaan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Dan tadi ada sedikit harapan dari Gubernur, Danantara untuk ikut membantu. Saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa,” kata Prabowo saat memberi sambutan dalam peresmian LRT rute Kelapa Gading—Manggarai, di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).
Prabowo mengaku menikmati perjalanan menggunakan moda transportasi publik tersebut. Bersama Pramono dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih, Prabowo naik LRT dari Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju Stasiun LRT Manggarai.
“Enak naik LRT, luar biasa,” ujar Prabowo.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang turut meresmikan rute LRT tersebut.
“Sekali lagi kami ingin menyampaikan, mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas berkenannya Bapak Presiden untuk meresmikan LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai ini,” kata Pramono.
Pramono juga menyampaikan rencana Pemerintah DKI Jakarta untuk melanjutkan pengembangan jaringan LRT menuju kawasan Jakarta International Stadium atau JIS. Selain itu, pengembangan LRT juga diarahkan untuk memperkuat konektivitas menuju layanan kereta cepat Whoosh yang terletak di timur Jakarta.
“Dan yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Whoosh, kereta cepat,” ujarnya.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pramono secara langsung meminta Presiden Prabowo menugaskan Danantara agar ikut membantu pembiayaan dan pembangunan transportasi publik Jakarta.
“Bapak Presiden, akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak,” kata Pramono.






