Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pos TNI di Puncak Jaya Diserang, Dua Prajurit jadi Korban

PALU EKSPRES, PUNCAK JAYA – Dua prajurit Batalyon Infanteri 751/Raider terluka setelah Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) menyerang Pos Pintu Angin, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Kamis (13/4). Mereka adalah Serda Matroji dan Prada Kamandanu.

Beruntung kedua prajurit tersebut tidak terluka parah. Sebab peluru hanya menyerempet. Tidak sampai bersarang di tubuh mereka.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo menjelaskan, kondisi Matroji dan Kamandanu sudah membaik. ”Tinggal pemulihan saja,” kata pria yang akrab dipanggil Teguh itu Jumat (14/4) kemarin.

Ketika diserang oleh KSB, Matroji terkena serempetan peluru pada bagian bokong. Sedangkan Kamandanu terluka pada bawah lutut dan betis sebelah kanan.

Berdasar keterangan Teguh, penyerangan oleh KSB kepada prajurit di Pos Pintu Angin terjadi sekitar pukul 14.30 WIT. Saat itu, Matroji dan Kamandanu tengah membersihkan perlengkapan usai tugas patroli. Sesuai prosesdur, aktivitas itu dilakukan dengan pengamanan dari dua prajurit lain di pos. Tiba-tiba tedengar tembakan yang mengenai Matroji serta Kamandanu. ”Kami tidak melihat karena mereka (pelaku) bersembunyi,” jelas dia.

Namun, dua prajurit yang mengamankan pos melihat asal peluru. Mereka lantas membalas tembakan tersebut. ”Kemudian anggota di pos melakukan pengejaran,” ungkap Teguh. Namun, upaya itu terkendala medan yang terjal serta pepohan sangat lebat. Pelaku pun melarikan diri ke arah jurang. Karena itu, pengejaran dilanjutkan setelah ada bantuan petugas dari TNI dan Polri.

Analasis sementara yang dilakukan oleh Kodam XVII/Cendrawasih, pelaku menggunakan senjata api laras panjang. Tembakan diletuskan dari jarak sekitar 200 meter. Pasca penembakan itu, sambung Teguh, pihaknya terus mengejar pelaku. ”Di situ yang ada Kelompok Yambi,” ujar Teguh. Besar kemungkinan pelaku penembakan adalah bagian dari kelompok tersebut. Lantaran sudah masuk kategori tindak kriminal mereka bakal mengupayakan penegakan hukum.

Meski terjadi penembakan, penjagaan di Pos Pintu Angin tetap dilakukan, Bagi Kodam XVII/Cendrawasih pos tersebut sangat penting. Sebab, di sana ada masyrakat yang butuh perlindungan dari KSB. Selain itu, jalur distribusi logistik melalui pos tersebut juga harus diamankan. Karena apabila terjadi gangguan KSB terhadap distribusi logistik bakal berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat. ”Itu penting dan rawan,” tegas Teguh.

Akhir bulan lalu, ratusan KSB anggota kelompok Organisasi Papua Merdeka (OP) sudah turun gunung. Menurut Teguh, beberapa di antaranya berasal dari Kelompok Yambi. Bedanya, yang bertahan di gunung tidak kunjung sadar bahwa perbuatan mereka melawan hukum. Sedangkan yang sudah turun gunung sebaliknya. ”Yang sudah sadar sekarang dalam proses pembuatan rumah honai,” jelas dia.

(syn/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital