Sabtu, 8 Agustus 2026
Palu  

Pemkot Palu Perbaiki Tiga Irigasi

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, pada 2017 ini memperbaiki tiga jaringan irigasi tersier guna mendukung pengembangan pertanian dan pemenuhan kebutuhan air masyarakat kota itu.

“Tahun ini kita rehabilitasi tiga jaringan irigasi sesuai ketersediaan dana,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Palu Singgih B Prasetyo yang dihubungi di Palu, Kamis.

Ia menjelaskan ketiga jaringan irigasi yang akan direhabilitasi itu adalah jaringan irigasi Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, irigasi Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli dan irigasi Kelurahan Tanah Modindi, Kecamatan Mantikulore.

Pembenahan kembali infrastruktur pengairan itu merupakan upaya pemerintah kota mendukung peningkatan produksi pertanian, perkebunan serta pelayanan air sebagai kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Singgih, dana pembenahan infrastruktur irigasi tersebut akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palu tahun 2017, namun ia tidak merinci nilainya.

“Kami sedang menggenjot pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat seperti jalan, drainase dan irigasi,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 2016 lalu, pemerintah kota telah melakukan perbaikan infrastruktur pengairan sebanyak empat jaringan irigasi dengan panjang sekitar 4.149 meter yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di ibu kota Provinsi Sulteng ini.

Dia berharap pembenahan jaringan irigasi tersier ini akan mendorong peningkatan produksi pertanian, terutama tanaman pangan dan hortikultura seperti jagung, ubi, dan sayur mayur terutama cabe, bawang, dan tomat.

Kota Palu merupakan penghasil bawang goreng khas Palu yang kini menjadi komoditi unggulan Kota Palu yang sudah terkenal di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

Bawang jenis ini hanya bisa mewujudkan kekhasannya yakni gurih/garing setelah digoreng dan kegurihan itu bisa bertahan berbulan-bulan, bila ditanam di Lembah Palu.

Barang jenis ini tetap bisa tumbuh di luar Lembah Palu namun ciri khas kegurihannya tersebut tak akan muncul setelah digoreng.

(skd/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital