Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

LGBT Perlu Diberi Ruang, Maksudnya?

Pasangan Homo
Pasangan Homo

PALU EKSPRES, SURABAYA – Terbongkarnya pesta gay di Surabaya pada Minggu dini hari (30/4), membuat aktifitas penyuka sesame jenis menjadi sorotan masyarakat. Apalagi, diketahui kalau inisiator pesta tersebut, Jarot Pahala Andrias Ferdianto sudah beberapa kali menggelar pesta serupa di Surabaya. Dosen Fakultas Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Sylvia Kurniawati Ngonde menilai pesta gay tersebut dari perspektif antropologi dan psikologi komunitas.

Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi karena lingkungan yang terlalu cuek. “Kontrol sosial lemah. Seharusnya seluruh elemen masyarakat harus peduli, tapi bukan berarti kepo sok ingin tahu,” tuturnya kepada JawaPos.com, Selasa malam (2/5).

Sok ingin tahu maksudnya, bisa berarti masyarakat pura-pura peduli. Mereka mendekati gay hanya untuk kepentingan menggosip, dan menyebarluaskan berita-berita yang tidak benar. Hal itu justru akan menyudutkan orang-orang berkepribadian homoseksual, lesbian, maupun transgender.

Sylvi, sapaannya, melanjutkan, gay butuh didengar. Mereka yang berkumpul itu merasa punya kesamaan nasib. Itu juga sesuai dengan pengakuan Jarot Pahala Andrias Ferdianto, sang penggagas gay party itu. “Kalau mereka tidak diberi ruang jadinya malah akan sembunyi-sembunyi seperti itu,” tambah perempuan berusia 47 tahun tersebut.

Negara punya peran penting untuk mewujudkan hal itu. Pemerintah harus bisa memediasi keinginan mereka. Pada dasarnya mereka masih bagian dari warga negara Indonesia. LGBT punya hak yang sama.

Meskipun demikian, Sylvi juga menyadari bahwa hidup di Indonesia tetap ada norma dan kultur Timur. Hal itu juga tidak bisa diubah. Jalan tengahnya adalah dengan memberikan batasan-batasan terhadap LGBT. “Mereka (LGBT) tetap harus diberi edukasi, mulai kesehatan, pergaulan, berada di tengah masyarakat, ketrampilan, tidak boleh mengajak untuk jadi seperti mereka. Asal jangan dilarang. Semakin dilarang mereka semakin cari cara untuk melakukan hal-hal negatif,” sebutnya.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital