Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kecewa Dengan Ridwan Kamil, Deddy Mizwar Ajak Bakar Jabar dengan…

PALU EKSPRES, BOGOR – Kecewa karena ditinggalkan Ridwan Kamil, DPD Partai Gerindra Jabar mulai merapatkan barisan untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018.

Mereka langsung melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), Senin (01/05).

Ketua DPD Gerindra Jabar, Mulyadi disebut-sebut akan diusung sebagai salah satu kader partai yang bakal maju dalam pemilihan Gubernur Jawabarat 2018.

Mulyadi juga bermimipi ingin menjadikan Gerindra partai terbesar di Jawa Barat. Dia Terlebih, Jabar diklaim menjadi indikator lumbung suara dalam suksesi pemilihan presiden 2019.

“Saya berharap dari awal dilantik saya dengan pengurus berdisduksi melakukan invetarisasi. Semangat dan frekuensi Prabowo harus selaras dengan kader yang berada di bawahnya,” ujarnya di Hotel Aston Sentul Lake Resort & Conference Center.

Dia menyatakan, Rapimda ini menjadi area legitimasi program kerja ke depan.

“Saya berharap, tata kelola organisasi ini berjalan seperti apa yang saya sampaikan mulai dari pembenahan, optimalisasi dan pengembangan,” ujarnya.

Di akhir rapat Rapimda, suasana mendadak riuh. Terlebih, secara spontan Mulyadi meminta agar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar untuk turut serta dalam konstelasi pemilihan Gubernur Jabar 2018 mendatang.

Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar yang diundang dalm pembukaan rakerda itu menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan wahana strategis untuk memenangkan setiap kesuksesan yang telah dilakukan bersama.

“Yang paling heboh, saat pemilihan di DKI Jakarta. Spirit ini, harus di bawa ke Jawa Barat,” ujar Deddy.

Menurutnya, Jawa Barat merupakan daerah yang dianggap paling membara. “Mari kita Bakar Jawa Barat dengan semangat,” imbuhnya.

Deddy menegaskan, siapapun yang bakal menjadi gubernur, bupati atau walikota sudah tersirat sejak lahir. Tetapi, permasalahanya bagaimana menjemputnya agar dapat mendapatkan keberkahan.

Menurutnya, semangat Kader Partai Gerindra merupakan kesadaran spirit yang sangat luar biasa. Dia menekankan, kekuasaan itu merupakan alat atau sarana untuk meningkatkan ibadah terhadap Allah SWT.

“Luar biasa bajunya putih tapi semangatnya merah luar biasa. Mudah-mudahan pertemuan ini mendapatkan keridoan Allah SWT,” tuturnya.

(Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital