Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Kisah Keluarga dengan 13 Anak Tinggal di Kontrakan Kecil, Penghasilan sang Ayah Hanya…

PALU EKSPRES, PURWAKARTA – Program Keluarga Berencana (KB), tidak berlaku bagi pasangan suami istri Aa Suparman (51) dan Siti Fatimah (41). Dengan jumlah 13 anak, keduanya memperjuangkan buah hati mereka.

ADAM SUMARTO, Purwakarta

Dengan 13 anaknya itu (satu masih dalam kandungan) mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan kecil di areal pemakaman umum di Kampung Malang Nengah Wetan, RT: 11/RW 10, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta.

Dua anaknya yang masih berusia 1 dan 2 tahun, bernama Prasetyo dan Midori, terpaksa diadopsi orang lain. Hal ini karena faktor ekonomi yang menghimpit keluarga tersebut.

“Memang seperti inilah kondisi keluarga kami. Saya pernah di-KB, tetapi tidak cocok. Wajah saya jadi kasar dan badan saya menjadi kurus. Karena itu, setelah melahirkan anak pertama yang kini telah berusia 25 tahun, saya enggan memasang alat kontrasepsi,” kata Siti sambil memegangi perutnya yang tengah hamil 8 bulan kepada koran ini, Kamis (5/5) malam.

Saat disambangi ke rumahnya, Siti dan kelurganya yang menempati kontrakan satu kamar ini pun terpaksa harus berdesakan dan berbagi tempat duduk di atas kasur lantai.  Sementara itu, Aa Suparman, suami Siti, kesehariannya hanya mengandalkan penghasilan sebagai buruh serabutan.

“Penghasilan saya rata-rata antara Rp20 ribu sampai Rp30 ribu per hari. Dicukup-cukupi saja untuk keperluan biaya makan. Itu juga dibantu anak,” kata Aa.

Ketegaran dan ketabahan dirasakan Aa Suparman dan istrinya, untuk bisa tetap menyambung hidup anak anaknya. Dari hasil sebagai pekerja serabutan, juga memanfaatkan keahliannya sebagai tukang servis elektronik.
“Yang paling penting anak saya masih bisa makan,” ucapnya.

(add/din/yuz/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital