Sabtu, 8 Agustus 2026

Kemenristek Dikti Maksimalkan Fasilitas Bagi Penyandang Disabilitas saat Ujian SBMPTN

PALU EKSPRES, PALU – Pemerintah pada tahun 2017 ini, mulai memantapkan fasilitas bagi para penyandang disabilitas, untuk ikut serta dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Hal ini diungkapkan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) RI, Prof Dr. Muhammad Nasir, dalam keterangan persnya, mengenai pelaksanaan SBMPTN 2017, di gedung Rektorat Universitas Tadulako (Untad), Selasa (16/5).

Data dari Kementerian Ristek Dikti menyebutkan, dari total 797.738 peserta SBMPTN nasional, sekira sebanyak 263 peserta merupakan penyandang disabilitas. Masing-masing tuna netra sejumlah 72 peserta, tuna rungu 103 peserta, tuna wicara 21 peserta dan tuna daksa 67 peserta.

“Pemerintah mulai sangat memerhatikan, fasilitas terhadap penyandang disabilitas. Perhatian ini, sebenarnya telah tiap tahun kita laksanakan. Intinya, kita tidak ingin kejadian tiga tahun yang lalu terulang, ada kejadian peserta disabilitas yang kesulitan mengakses lantai lokasi ujian. Sekarang, semuanya sudah bisa masuk ruangan masing-masing,” ujar M Nasir.

Salah satu bentuk pelayanan maksimal, yang diupayakan oleh panitia, dalam memfasilitasi penyandang disabilitas, pada tes SBMPTN, adalah dengan menyediakan dua orang pengawas atau pendamping khusus, bagi para peserta yang menyandang tuna netra.

Dua pendamping tersebut, masing-masing memiliki tugas untuk membacakan soal ujian, dan menuliskan jawaban peserta tersebut.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital