PALU EKSPRES, BATUSANGKAR – Gunung Marapi yang terletak di kawasan Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar tepatnya di Batusangkar dikabarkan meletus pada Minggu (4/6) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kawasan Sumatera Barat melaporkan bahwa letusan tersebut wajar terjadi. Pasalnya Gunung Marapi yang memiliki tinggi 2.891 m dpal itu sudah berstatus Waspada atau level 2 sejak 2011 lalu hingga sekarang.
Tidak ada dampak besar yang terjadi karena letusan Gunung Marapi siang ini. Hanya saja, dari kawasan Batusangkar maupun Bukittinggi terlihat jelas asap letusan berwarna abu-abu menjulang tinggi di puncak gunung. Bahkan material debu vulkanik juga bertiup ke arah timur.
PVMBG merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pengunjung tidak diperbolehkan mendaki pada radius 3 km dari kawah atau puncak.
“Letusan hari ini tidak menimbulkan pengungsian. Permukiman masyarakat di luar dari radius 3 km,” ungkap pihak PVMBG lewat siaran pers yang diterima JawaPos.com, Minggu (4/6).
Selain melarang pendaki gunung, PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang atas kondisi tersebut. Pihak PVMBG akan menyampaikan peringatan dini lebih lanjut jika kondisi aktivitas gunung meningkat dan membahayakan.
(ded/JPG)






