Sabtu, 8 Agustus 2026
Agama  

Memaknai Perjuangan Guru Tua, Inspirasi Pembaharu kerukunan Umat Beragama

Oleh: Drs. H. Abdullah Latopada, M.Pd.I

(Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Povinsi Sulteng)

PALU EKSPRES, PALU – Peringatan Haul ke-49 Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri (Guru Tua) yang bertepatan pada hari Sabtu 8 Juli 2017,  merupakan peringatan monumental jejak kebaikan beliau, yang merupakan seorang tokoh ulama, tokoh pejuang, pendidikan, bahkan pembaharu kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah.

Guru Tua telah banyak meninggalkan kebaikan kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi Tengah. Alkhairaat merupakan salah satu peninggalan beliau atas cintanya kepada ilmu, dan tentunya kepada agama Islam.

Alkhairaat ini bermakna kebaikan, karena dengan kebaikan Guru Tua inilah, sehingga kita dapat berkumpul pada Haul, memeringati kebaikan-kebaikan beliau, dalam membangun negeri kita tercinta, khususnya Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sudut pandang kerukunan umat beragama, yang menjadi catatan kita, seorang Guru Tua memberikan keteladanan pada kita, bagaimana memerlakukan masyarakat non muslim. Sebagai contoh, pengurus Alkhairaat di Kulawi tidak hanya orang Muslim, namun ada juga dari kalangan non-Muslim seperti pak Ento, seorang tokoh beragama Nasrani yang mengajar di Alkhairaat pada waktu itu.

Selain itu, sebagai salah satu tokoh pembaharu kerukunan umat beragama, dalam hal memersatukan komunitas Arab, Guru tua mampu menjembatani dua golongan Arab, yakni sayyied dengan masyaeil (non sayyied), yang sepengetahuan saya kalangan ini begitu tampak perbedaannya di daerah Jawa. Namun di sulawesi Tengah ini, Guru Tua berhasil memersatukan keduanya.

Guru Tua merangkul masyarakat dan dapat menerima perbedaan, melebarkan kebaikan pada semua manusia. Beliau menunjukkan kepada kita, untuk dapat menebarkan kebaikan kepada siapa saja tanpa memandang latar belakangnya.

Inilah contoh keteladanan yang telah Rasululllah SAW contohkan pada masanya, di mana Rasulullah SAW menyayangi seorang Yahudi yang buta dengan sepenuh hati, padahal seorang Yahudi buta itu pada awalnya selalu mengolok-olok Rasulullah SAW. Namun Rasulullah tetap terus menerus menyayangi Yahudi itu, bahkan menyuapinya makanan, sepenuh hati hingga beliau wafat.

Demikian halnya merangkul masyarakat Kaili sebagai masyarakat asli Sulawesi Tengah, dalam dakwahnya Guru Tua memberikan ruang pada penduduk setempat. Dengan hal inilah, Guru Tua dikenang dengan sifat-sifat kebaikan, serta kesederhanaannya bisa diterima semua orang, sekaligus memberikan contoh tidak hanya dia ucapkan, tapi juga diimplementasikan dalam tindakan keseharian.

Hikmahnya bagi kita, ialah seorang pemimpin ataupun calon pemimpin, lingkup terkecil pemimpin bagi diri kita sendiri, maka marilah kita menjaga Alkhairaat ini, menjaga kebaikan yang telah dicontohkan oleh Guru Tua, Guru kita bersama. Karena manusia sebagai pemimpin, maka perbuatan dan perkataannya harus sejalan, kemudian masyarakat akan mengikuti.

Sebagai pelaku sejarah hari ini, mari terus menerus menebarkan kebaikan pada masyarakat kita, lakukan hal-hal yang mengidupkan Alkhairaat dimanapun berada, dengan pikiran, tenaga, serta jika ada dalam bentuk materi kita kembangkan Alkhairaat (kebaikan) ini. Sehingga, hal inilah yang akan menjadi sejarah kita, kenangan bagi orang yang kita tinggalkan nantinya dan tentunya di pertanggungjawaban kita di hadapan Allah SWT. (***)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital