Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

PT SMP dan Warga Nyaris Bentrok

PALU EKSPRES, PALU – Mediasi DPRD Palu terkait sengketa lahan antara warga Vatutela Kelurahan Tondo dengan PT Sinar Putra Mandiri (SPM) nyaris berakhir bentrok. Beruntung Anggota DPRD segera menengahi kedua belah pihak yang sudah saling menyulut emosi.

Mediasi DPRD Palu yang dipimpin Ketua Komisi C, Sophian R Aswin digelar dikediaman juru bicara PT SPM, Sahlan Lamporo, kompleks BTN Bumi Roviga, Rabu 9 Agustus 2017 kemarin. Adu mulut yang nyaris berakhir adu fisik itu dipicu pertanyaan juru bicara warga Andi Gani mengenai penggusuran yang dilakukan PT SPM dengan dalil sertifikat hak guna bangunan (HGB).

Andi Gani mempertanyakan dasar penggusuran PT SPM diatas lahan yang mereka anggap berada diluar HGB. Karena lahan itu merupakan milik warga dengan alas hak SKPT. Menurutnya, lahan PT SPM tersebut masih satu kesatuan dengan lahan dalam sertifikat HGU PT Sinar Waluyo.

Sedangkan dalam peta gambar sertifikat HGB PT Sinar Waluyo kata Andi Gani, lahan yang saat ini sudah tergusur tidak termasuk dalam sertifikat HGB PT SPM.

Mendengar pertanyaan itu Sahlan kemudian balik mempertanyakan legalitas warga atas lahan yang diklaim dengan SKPT. Menurutnya, PT SPM memiliki dasar hukum yang kuat dengan sertifikat HGB. Sedangkan warga hanya bermodal SKPT.

“Apa kapasitas warga datang mempertanyakan ke saya. Saya tidak akan menjelaskan ini disini,”kata Sahlan. Mendengar pernyataan demikian, seorang warga tersulut emosi dan berbicara dengan nada keras. Reaksi warga inipun direspon Sahlan dengan meminta warga bersangkutan untuk keluar dari rumahnya. “Eh, keluar-keluar,”tunjuk Sahlan yang bersiri dari kursinya.

Beberapa saudara Sahlan terlihat ikut mengusir warga itu. Beruntung warga lainnya ikut meminta warga yang sudah emosi untuk keluar dari rumahnya.

Menurut Sahlan, sebaiknya warga menempuh jalur hukum. Karena jika berbicara soal teknis batas-batas HGB dengan lahan warga, itu sebaiknya dilakukan pihak kompeten dalam hal ini Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Sama saja kita debat kusir. Karena kita pasti sama-sama punya dasar,”hemat Sahlan.

Anggota DPR, H Nanang lantas menyarankan untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) yang akan menghadirkan BPN Palu. “Kita atur ulang jadwal hearingnya. Itu lebih jelas, karena BPN pasti mengetahui secara teknis soal batas-batas lahan tersebut,”usul H Nanang.

Ketua Komisi C, Sophian R Aswin menyebut, RDP itu akan digelar dalam pekan ini. Dia juga mewacanakan pembentukan panitia kerja (Panja) DPRD Palu untuk mengevaluasi seluruh lahan HGB maupun eks HGB diwilayah Kota Palu. Sebelumnya, Andi Gani menjelaskan, lahan yang saat ini tengah digusur adalah lahan warga yang dikuasai dengan SKPT.

Lahan warga ini dalam HGB atas nama PT SPM tercatat masuk dalam HGB itu. Luas lahan dalam HGB PT SPM yang terbit tahun 1990 yaitu 1,039.540meter persegi.? Namun dalam sertifikat HGB PT Sinar Waluyo yang terbit leboh awal yaitu 1989, lahan warga itu tercatat sebagai lahan negara. Luas lahannya pun masih sama dengan sertifikat PT SPM.

“Inikan aneh, masa di HGB sinar Waluyo lahan warga tidak masuk. Tapi di HGB PT SPM, lahan itu tiba-tiba masuk dengan dalil peruntukan lahan sentra eboni,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital