Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Umat Buddha Sulteng Kutuk Kekerasan di Rohingya

PALU EKSPRES, PALU – Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulteng, turut mengutuk tindakan kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya, yang saat ini terjadi di wilayah Rakhine Myanmar.

Hal ini merupakan salah satu poin pernyataan sikap, yang disampaikan Ketua Walubi Sulteng, Wijaya Chandra, di hadapan puluhan peserta aksi solidaritas Rohingya yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Sulteng, di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Rabu 6 September 2017.

Poin lainnya antara lain, yakni umat Buddha yang tergabung dalam Walubi Sulteng, menyatakan tidak memiliki keterkaitan, baik ajaran maupun struktural dengan oknum-oknum Buddha radikal di Myanmar. Selain itu, turut menyatakan mendukung langkah-langkah yang ditempuh oleh FUI Sulteng, untuk menuntut keadilan kepada masyarakat Muslim Rohingya.

“Kami penganut Buddha mengutuk perbuatan biadab, yang dilakukan rezim Myanmar dan kelompok Biksu terhadap Muslim Rohingya. Menyatakan setia kepada NKRI, dan anti terhadap kekerasan dan perbuatan terkutuk lainnya, sebagaimana yang dilakukan oleh rezim Myanmar terhadap Muslim Rohingya,” kata Wijaya, saat membacakan pernyataan sikap.

Wijaya juga menegaskan, bahwa oknum-oknum yang mengatasnamakan agama Buddha, yang melakukan kekerasan terhadap etnis Rohingya, tidak menjalankan ajaran agama dengan benar, yakni tentang cinta kasih.

“Tindakan-tindakan yang dilakukan oknum-oknum berpakaian keagamaan tersebut, merupakan tindakan yang memalukan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya bersama dengan majelis agama Buddha, menyiapkan posko bantuan peduli kemanusiaan terhadap korban tragedi Rohingya. Posko tersebut, berada di kompleks sekolah Karuna Dipa, Palu Barat.

“Bagi masyarakat Kota Palu yang berpartisipasi, bantuannya akan disalurkan langsung kepada para korban Rohingya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada, yang menerima langsung para pendemo, menyatakan bahwa kekerasan di Myanmar bukan hanya menjadi masalah keagamaan, melainkan telah menyentuh masalah kemanusiaan.

Abdullah merasa bangga, dengan aksi solidaritas yang dilakukan oleh FUI Sulteng, dalam menyikapi kekerasan yang terjadi di Myanmar. Menurutnya, apa yang ditunjukkan oleh FUI Sulteng menunjukkan sikap persaudaraan sesama umat Islam.

Secara khusus Abdullah juga memuji FUI Sulteng, yang melakukan aksinya tanpa menunjukkan kekerasan. Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari Islam rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam).

“Yang ditunjukkan oleh massa FUI dengan tidak berlaku anarkis, adalah bagian dari Islam sebagai rahmatan lil alamin, kita sama-sama benci perbuatan keji, dan saya bangga dengan sikap FUI yang tidak melakukan kekerasan,” ujarnya.

Usai menyambangi Kanwil Kemenag Sulteng, peserta aksi kemudian bergerak menuju kantor DPRD Sulteng, untuk menyuarakan tuntutan yang sama.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital