Minggu, 9 Agustus 2026

Alhamdulillah.. 128 Negara Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel Lewat Voting di PBB

PALU EKSPRES, JAKARTA – Akhirnya pernyataan kontroversial yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Donal Trump terkait Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditolek mentah-mentah oleh 128 negara anggota PBB melalui voting untuk mendukung Resolusi Yerusalem, Kamis (21/12).

Dari hasil voting itu, ada sembilan negara yang menentang dan 35 abstein. Ini berarti ada 128 negara yang menentang atau mengabaikan pernyataan Trump atas Yerusalem. Mereka juga tak peduli ancamannya yang disampaikan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Halley.

Trump mengancam akan memotong bantuan keuangan kepada negara-negara pro-Palestina yang menetang keputusannya. Halley telah memperingatkan bahwa dia akan mencatat nama-nama tersebut.

Terlepas dari semua tekanan itu, masyarakat internasional melalui Resolusi Yerusalem memutuskan untuk menentang Trump dan pemungutan suara menghasilkan kemenangan bagi Palestina.

“Keputusan ini menegaskan kembali bahwa Palestina mendapat dukungan dari masyarakat internasional. Tak ada keputusan yang dapat mengubah kenyataan kalau Yerusalem adalah wilayah yang diduduki Israel berdasarkan hukum internasional,” kata Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeina seperti dilansir Al Jazeera, Jumat, (22/12).

Kepala Negosiator Palestina Saeb Erekat mengutuk keputusan Washington yang mengakui Yerusalem jadi Ibu Kota Israel. Ia mengatakan, pemungutan suara PBB menunjukan penghormatan terhadap undang-undang. “Ini adalah hari dimana mereka yang saling membantu melawan hukum internasional, merasa malu,” katanya.

Erekat juga menghargai masyarakat internasional mengabaikan ancaman dan intimidasi AS. Mereka memilih untuk bijaksana, memandang jauh ke depan, dan berdiri tegak di atas hukum internasional dan peraturan undang-undang bukan berdiri di atas hukum rimba.

Beberapa menteri luar negeri juga menyatakan pendapatnya masing-masing. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu melalui cuitannya di Twitter mengatakan, “Martabat dan kedaulatan tidak dapat dijual”.

Senada Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, “Suara global mengatakan tidak terhadap rezim Trump dan intimidasinya.”

Berseberangan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menganggap keputusan PBB tidak masuk akal dan menyebut negara-negara yang menolak keputusan Trump sedang mengikuti teater yang absurd. “Saya menghargai kenyataan bahwa semakin banyak negara yang menolak dalam teater absurd ini.”

“Saya menghargai itu, dan terutama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada presiden Trump dan Duta Besar Halley atas pembelaan mereka terhadap Israel dan terutama pembelaan mereka terhadap kebenaran,” kata Netanyahu.

(Fajar/jpg)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital