Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Bisa Jadi Kursi DPRD Sulteng Bertambah jadi…

PALU EKSPRES, PALU – DPRD Sulteng memungkinkan untuk diisi hingga 55 kursi atau bertambah 10 kursi dari 45 kursi yang ada selama ini. Jumlah ini dimungkinkan, mengingat jumlah penduduk Sulawesi Tengah pada 2018, menyentuh angka 3.245.702 jiwa.

Hal ini dikemukakan oleh Wakil Ketua DPRD Sulteng Alimuddin Paada, pada rapat koordinasi penataan daerah pemilihan (dapil) KPU Sulteng di Palu, Sabtu (13/1).

Menurut Paada, penambahan jumlah kursi sangat relevan bagi DPRD Sulteng hasil pemilu legislatif 2019, mengingat selain jumlah penduduk yang memungkinkan penambahan itu juga sudah 10 tahun ini, kuota kursi di DPRD Sulteng belum pernah bertambah. ”Jadi dari sisi ini menambah 55 dari 45 kursi sangat memungkinkan bahkan perlu,” jelas Paada.

Pernyataan ini diamini oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Sulteng, Haris Yotolembah. Menurut dia, posisi terakhir penduduk Sulawesi Tengah adalah 3.245.702 jiwa.

Karena itu penambahan jumlah kursi di DPRD Sulteng tetap memungkinkan untuk dilakukan. ”Peluangnya terbuka karena aturannya memungkinkan,” ujarnya meyakinkan.

Ditemui terpisah, Haris mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kewenangan menambah jumlah kursi DPRD kepada KPU Sulteng.

”Ini domainnya KPU kami hanya menyodorkan data,” katanya. Ketua KPU Sulteng Sahran Raden menjelaskan, pemilu legislatif 2019 dipastikan tidak akan mengakomodasi usulan 55 kursi dengan berdasarkan jumlah penduduk sebesar 3 juta lebih.

KPU Sulteng ungkapnya masih konsisten dengan jumlah 45 kursi mengingat regulasi yang disahkan terakhir telah meletakkan angka 45 kursi bukan 55 kursi.

”Jadi tidak bisa serta merta, karena UU nya tidak mengakomodir yang 55 kursi,” jelasnya. Kemungkinan menambah kuota kursi di DPRD Sulteng dimungkinkan untuk pemilu berikutnya.

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital