Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

DKP Sulteng Lakukan Rehabilitasi Terumbu Karang di Parimo

PALU EKSPRES, PALU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah hadir di Kayu Bura untuk melakukan rehabilitasi terumbu karang, dan itu merupakan program-program dari DKP itu sendiri.

Hal itu diungkapkan, Edward Yusuf Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau kecil di Bidang Pengelolaan Ruang laut, DKP Provinsi Sulteng.

Dia mengatakan, bahwa putra-putri bahari dan putra-putri pariwisata Kabupaten Parigi Moutong punya ketertarikan dan punya kesadaran untuk terlibat dalam rehabilitasi lingkungan.

“Kami sangat senang, ada kesadaran dari masyarakat langsung untuk bisa terlibat dalam rehabilitasi lingkungan, mereka datang ke DKP Provinsi dan bertanya bagaimana caranya untuk rehabilitasi terumbu karang, maka kami ajak mereka kesini karena kebetulan di kayu bura salah satu titik untuk rehabilitasi terumbu karang di tahun ini,” kata Edward kepada Palu Ekspres, Sabtu (5/5/18).

Program Rehabilitasi terumbu karang ini kata dia, ada berbagai macam rehabilitasi, tetapi yang dilakukan oleh pihaknya saat ini adalah transplantasi terumbu karang. Harapananya, dengan adanya rehabilitasi tersebut, akan menjadi sumber bibit ketika dilakukan kembali rehabilitasi. Sumber bibitnya pun kata dia, diambil dari sekitar wilayah Kayu Bura.

“Jadi program rehabilitasi ini kami buat berbagai macam rehabilitasi tetapi, yang sekarang ini kami lakukan adalah transplantasi terumbu karang,”ungkapnya.
Untuk Kabupaten Parimo, selain di lokasi Kayu Bura untuk rehabilitasi terumbu karang. “Ada juga di wilayah Sausu untuk tahun ini, tapi selama mulai dari tahun 2012 hingga sekarang, kami sebenarnya lebih intens melakukan rehabilitasi di daerah Marantale dan Avulua,”ujarnya.

Dijelaskannya, program dari DKP tersebut ada dua, yang pertama dari dalam laut yaitu, perbaikan terumbu karang, kemudian antara laut dan darat melakukan rehabilitasi mangrove, Mangrove juga banyak program dari kementrian kelautan yang masuk di daerah Sausu, dan bagaian pantai timur ada beberapa lokasi dan berhasil diperkirakan sekitar 70 persen.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital