Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Habis Rekomendasi Kemenag, Menyusul Sertifikasi MUI

PALU EKSPRES, PONTIANAK – Menyusul polemik rekomendasi 200 mubalig dan mubaligah yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI) malah berencana akan mengeluarkan sertifikasi kepada mubalig dan dai.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, rencananya sertifikat akan diberikan kepada mereka yang mau saja. “Kalau yang tidak mau, ya tidak (diberikan). Kami akan berikan kepada mubalig atau dai yang mau,” kata Ma’ruf usai acara buka puasa bersama Ketua DPD Oesman Sapta Odang dan ribuan anak yatim di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (28/5).

Kemudian, sertifikat akan diberikan kepada mubalig atau dai yang memenuhi kriteria, atau penceramah yang tidak bermasalah.

Ma’ruf menjelaskan, bermasalah di sini dibagi lagi menjadi dua poin. Pertama, masalah karena kompetensi. “Kalau dia tidak memiliki kompetensi, tidak akan diberi oleh MUI,” tegasnya.

Kedua, lanjutnya jika bermasalah dengan hukum atau moral. Sertifikat akan diberikan kepada dai yang tidak cacat keduanya.

“Jadi, nanti kami akan memberikan sertifikat-sertifikat untuk menjadi legalitas. Jadi kamu jadi mubalig tandanya apa? Ini serifikat,” kata Ma’ruf mencontohkan.

Persoalan lain yang tidak kalah penting adalah masalah kebangsaan. Dia menegaskan dai harus memiliki komitmen kebangsaan. “Tidak akan kami beri kalau tidak punya komitmen kebangsaan. Itu bagian-bagian mutlak dari MUI,” katanya.

Kalau dai yang tidak punya sertifikat MUI, Ma’ruf memastikan tidak akan menjadi persoalan. Masyarakat tetap tidak dilarang mengundang dai yang bersangkutan. “Cuma dia tidak punya identifikasi dari MUI. Tidak punya pengakuan,” tegasnya.

Ma’ruf menegaskan, MUI tidak membuat daftar tapi akan memberi sertifikat bagi yang mau. “Sama dengan kalau orang masuk surga, kata Nabi semua umatku masuk surga kecuali yang tidak mau,” selorohnya.

(boy/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital