Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Generasi Muda Diajak Waspada Terorisme Melalui Literasi Digital

PALU EKSPRES, PALU – Generasi muda saat ini dianggap sebagai salah satu sasaran utama penyebaran paham radikal dari berbagai kelompok radikal dan terorisme. Menurut Kasi Partisipasi Masyarakat Subdit Pemberdayaan Mayarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Setyo Pranowo, kelompok radikal terorisme memanfaatkan kerentanan proses pencarian jati diri pada generasi muda, sebagai wadah mutasi penerus ideology radikal.

Hal ini disampaikannya pada Diskusi bertajuk Literasi Digital Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)Sulteng, yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Rabu 18 Juli 2018.

“Kelompok radikal dan terorisme akan berkembang biak, mereka ibarat amoeba dengan cara membelah diri, dengan strategi penyebaran sel melalui banyak tubuh yang berbeda. Sasaran utama mereka yang utama adalah generasi muda, orang-orang yang secara ekonomi politik relatif lemah, serta individu atau kelompok yang kecewa,” kata Setyo.

Segmen kelompok generasi muda tersebut, lanjut Setyo, yang menjadi prioritas perhatian BNPT melalui berbagai bentuk pendekatan pencegahan penyebaran paham radikal dan terorisme. Salah satunya pendekatan melalui kegemaran para anak muda menggunakan media sosial.

Olehnya, ia berharap kegiatan diskusi literasi digital yang digelar dapat mengajak masyarakat, khususnya para generasi muda untuk mewaspadai paham radikal, sebagai bagian dari upaya pencegahan terorisme dalam rangka merawat kesatuan dalam kebhinnekaan Indonesia.

“Harapan kita ke depan, generasi muda memiliki kemampuan menyaring media sosial yang ada. Melalui kegiatan ini diharap menampung segala kritik, saran dan masukan dari tokoh dan peserta, tentang peranan mencegah terorisme melalui media sosial,” ujarnya.

Pada diskusi sehari tersebut, dihadiri para pegiat media sosial, komunitas literasi, mahasiswa, serta para jurnalis di Kota Palu. Bertindak selaku narasumber, Kasi Partisipasi Masyarakat BNPT, Setyo Pranowo, Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, dan Ketua Pusat Pengembangan Deradikalisasi dan Penguatan Nilai-nilai Sosio-Akademik (Pusbang DePSA) Universitas Tadulako, Dr. Rahmat Bakri, serta moderator Akademisi Universitas Tadulako, Dr. Muhd. Nur Sangadji.

Ketua FKPT Sulteng, Dr. Muzakir Tawil menyebutkan, BNPT dan FKPT menginginkan peran dari seluruh elemen masyarakat, utamanya generasi muda bisa turut memainkan peran yang strategis untuk bisa mencegah radikalisme dan terorisme.

“Apalagi konsumen dari media sosial adalah masyarakat kita, yang apaila tidak mempunyai pemahaman yang sangat kuat berdasarkan kepada ideologi, maka akan mudah terbawa dan terberangus oleh informasi-informasi yang menyesatkan, sekaligus bisa memberikan pemahaman yang keliru, baik tentang ideologi atau ketahanan berbangsa dan bernegara,” jelas Muzakir.

 

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital