Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

40 Ribu Warga Parimo Masih Kantongi Suket.

suket online11

PALU EKSPRES, PARIGI– Divisi Perencanaan dan Data Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Parigi Moutong, Dirwan Korompot kepada Palu Ekspres, Jumat (14/9/2018) mengatakan, kurang lebih 40 ribu warga Parigi Moutong wajib pilih yang saat ini masih mengantongi surat keterangan (Suket) tetapi sudah melakukan perekaman e-KTP, dan juga sudah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Karena suket itu legalitasnya sama dengan KTP elektronik tapi yang diinginkan oleh undang-undang Nomor 7 tahun 2017 untuk pemilihan umum itu adalah wujudnya mirip KTP-el, dan bukan lagi bentuk kertas seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, di Undang-undang Nomor 10 tahun 2018 maupun Undang-undang Nomor 7, batas waktu penggunaan suket itu berakhir pada bulan Desember 2018.
”Jadi 2019 masyarakat memilih itu sudah menggunakan KTP elektronik,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Parimo, Aminudin saat dikonfirmasi terkait 40 ribu warga Parimo yang masih mengantongi suket menjelaskan, bahwa jumlah tersebut,
hingga saat ini sudah mengalami pengurangan. Sebab, sebagian warga sudah
memiliki KTP-el, pasca hasil pertemuan bersama Dirjen Dukcapil dan KPU
belum lama ini.
”Jadi sekarang tinggal 20 ribuan lagi yang akan kami keluarkan KTP-elnya
karena, kami sudah memetakan data warga yang berusia 17 tahun plus tiga
hari di tahun 2018.
Sehingga, katanya, diperkirakan pada tanggal 25 hingga 27 Desember,
pihaknya akan berupaya untuk melakukan perekaman dan langsung memberikan
KTP-el kepada kepada warga saat itu juga. Hal itu dilakukan untuk
mempercepat proses percetakan KTP-el tersebut, mengingat batas waktu
penggunaan suket tinggal beberapa bulan lagi.
”Kami akan upayakan sesegera mungkin untuk melakukan perekaman KTP-
elnya,” terangnya.

Ia berharap sebelum bulan Desember nantinya semua warga Parimo yang
masih mengantongi suket, semuanya sudah memiliki KTP-el sehingga sudah
bisa mereka gunakan pada Pemilu 2019 mendatang.

(asw/palu ekspres).

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital