Minggu, 9 Agustus 2026
Seleb  

Kena Kontroversi, iKON Tetap Puncaki Penjualan Album di Oricon Jepang

PALU EKSPRES– Meskipun serangkaian kegiatan iKON di Jepang dibatalkan menyusul kontroversi yang menimpa Koo Junhoe, namun prestasi iKON tetap merangkak di Negeri Sakura.

Melansir Allkpop, iKON berhasil memuncaki penjualan album harian di Oricon, Jepang. Sebelumnya, grup beranggotakan B.I, Bobby, Jinhwan, Yunhyeong, Junhoe, dan Changbin ini merilis full album kedua mereka versi Jepang bertajuk Return.
Pada 25 September 2018, Oricon, penghitung penjualan album terbesar di Jepang mencatat album Return sebagai album nomor satu dengan penjualan sebanyak 62.748 unit. Hal ini juga menjadi catatan debut yang baik untuk album tersebut.
Belum lama ini, iKON juga merayakan tiga tahun debut mereka dan tengah menyiapkan comeback di Korea. Bobby dan kawan-kawan akan mengeluarkan mini album bertajuk New Kids: The Final pada 1 Oktober mendatang. Setidaknya sudah ada dua video narasi lirik yang dikeluarkan untuk lagu utama di album tersebut.
(dmp/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital