Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Dibubarkan Paksa, Panitia Deklarasi 212: Pembekalan Didemo Kan Lucu

PALU EKSPRES, MALANG – Panitia Penyelenggara Acara Deklarasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 menegaskan kegiatan yang diadakannya di Gedung Yayasan Sosial dan Dakwah Islam Muamalah Kota Malang, Minggu (20/1/2019) sore merupakan pembekalan anggota jelang Pemilu 2019 mendatang. Hal itu menyusul adanya pembubaran secara paksa yang dilakukan oleh sekelompok massa yang mengatasnamakan gabungan komunitas warga Malang.

Sekretaris Umum Alumni 212 Benard Abdul Jabar mengatakan, sebenarnya kegiatan ini merupakan hajat PA 212 pusat. Mereka ingin melakukan pembekalan pada relawan untuk menghadapi Pemilu Presiden dan juga caleg. Menurutnya, kegiatan itu sering dilakukan di daerah.

“Dan ini sudah menjadi kegiatan (rutin) selama berlangsungnya Pemilu. Di daerah lain tidak ada masalah, baru di Malang pembekalan di demo, kan lucu,” ujarnya. Dia menyampaikan, di tahun politik ini memang tidak sedikit relawan yang tidak mendapatkan pembekalan seperti ini.

Benard mengaku baru kali ini menemui bila acara mereka didemo. “Nggak tahu apa mereka yang mendemo tahu aturan atau mungkin (ingin tahu) berizin atau tidak (acaranya),” jelasnya.

Dia pun menjelaskan bila kegiatan tersebut sudah dilampirkan dalam surat pemberitahuan yang disampaikan ke Polda. Namun, lanjut dia, memang dari Polda belum diturunkan melalui surat. “Akhirnya jadi turun hal seperti ini. Jadi dianggap ilegal,” kata dia.

Dia pun menegaskan bila acara tersebut legal dan ada pemberitahuannya. “Jadi diklarifikasi adalah legal, ada pemberitahuannya sampai kemana-mana,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, sekelompok massa yang mengatasnamakan gabungan komunitas warga Malang menggeruduk Gedung Yayasan Sosial dan Dakwah Islam Muamalah di Jalan Nusakambangan, Kota Malang, Ahad (20/1/2019) sore. Mereka memaksa membubarkan adanya kegiatan Deklarasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang digelar di gedung tersebut.

Pembubaran tersebut didasari adanya dugaan bila kegiatan tersebut merupakan kampanye terselubung menjelang Pilpres 2019.

(fis/jpc)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital