Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Jelang Pemilu, Masih Tersisa Belasan Ribu Warga Sigi Belum Rekam e-KTP

PALU EKSPRES, SIGI– Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dukcapil Kabupaten Sigi, Bachtiar menyatakan, hingga tanggal 31 Desember 2018, warga Kabupaten Sigi yang belum merekam e-KTP masih mencapai 12.796 orang.

“Sudah ada penurunan angka warga yang belum melakukan perekaman e-KTP, dari sebelumnya 25.000 orang menjadi 12.796 orang per tanggal 31 Desember 2018,” ujarnya, Rabu 6 Februari 2019.

Bachtiar mengatakan, jumlah warga Kabupaten Sigi yang belum merekam e-KTP bisa dipastikan akan mengalami penurunan pada tahun ini. Sebab, saat ini pihak Dukcapil Sigi terus menggenjot perekaman e-KTP di sejumlah desa yang dianggap masih banyak warganya yang belum melakukan perekaman e-KTP.
”Untuk data jumlah warga yang sudah melakukan perekaman tahun ini, sampai sekarang belum masuk sama kami, sehingga datanya belum diinput tapi bisa saya pastikan jumlah warga yang belum merekam e-KTP sudah menurun dari jumlah sebelumnya, yaitu 12.796 orang,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Bachtiar, selain melakukan perekaman di lingkungan kantor Dukcapil Sigi, staf Dukcapil Sigi juga turun langsung ke lapangan untuk melakukan perekaman bagi warga yang belum melakukan perekaman e-KTP. “Yah, kita harapkan pada saat pemilu pada 17 april 2019 mendatang, semua warga Kabupaten Sigi sudah melakukan perekaman e-KTP dan tentunya sudah memiliki e-KTP,” harapnya.

Dukcapil Sigi juga terus mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Sigi yang belum melakukan perekaman e-KTP agar segera melakukan perekaman di kantor Dukcapil Kabupaten Sigi.
“Selain di kantor, perekaman juga biasa dilakukan di kantor Desa untuk saat ini. Olehnya para warga bisa mencari informasi atau mengecek langsung ke kantor desa kapan jadwal perekaman e-KTP dilakukan,” ujarnya.

Total warga yang sudah melakukan perekaman e-KTP di Kabupaten Sigi sudah mencapai 147 ribu orang. “Warga yang sudah direkam datanya, saat ini sudah dalam proses pencetakan e-KTP,” ungkapnya.
Bachtiar menambahkan, kalau tidak ada kendala dari perekaman sampai pencetakan e-KTP, satu jam kemudian sudah selesai. Namun, karena biasa terjadi persoalan seperti data warga bermasalah, jaringan tidak bagus, pihak Dukcapil memberi waktu tiga hari untuk pengambilan e-KTP.

(mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital