Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Calon Pengawas TPS di Marawola Ikuti Tes Wawancara

PALU EKSPRES, SIGI – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Marawola, Senin 25 Februari 2019, melakukan tes wawancara terhadap calon pengawas TPS yang lulus seleksi administrasi.

Menurut Ketua Panwaslu Kecamatan Marawola, Agis, tes wawancara ini merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April mendatang.

“Dalam hal pembentukan Pengawas TPS, Panwaslu Kecamatan Marawola melaksanakan tahapan melalui penjaringan calon, penerimaan berkas pendaftaran, penelitian administrasi pendaftaran, tes wawancara, dan penetapan calon terpilih. Semua tahapan ini disesuaikan dengan aturan yang ada berdasarkan pedoman pembentukan pengawas tempat pemungutan suara,” ujarnya.

Menurut Agis, sekitar 100 peserta yang mengikuti tes wawancara. Jumlah Pengawas TPS yang akan diterima sebanyak 84 orang sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kecamatan Marawola.

Adapun materi wawancara meliputi visi misi dan motivasi, penguasaan materi dan strategi pengawasan pemilu, tugas dan wewenang pengawas TPS, serta peraturan perundang-undangan mengenai pemilu. Selain itu, integritas diri dan komitmen, kualitas kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi, pengetahuan muatan lokal, klarifikasi atas tanggapan dan masukan masyarakat

“Hasil tes wawancara akan diumumkan pada bulan maret dan pelantikan juga akan dilakukan pada bulan maret, yaitu pada tanggal 25 maret 2019,” ungkapnya.

Komisioner Panwaslu Kecamatan Marawola, Muhamad Saim menambahkan, setelah diterima menjadi pengawas TPS, maka akan mulai bekerja selama satu bulan hingga hari pencoblosan. Kemudian saat berada di TPS, pengawas akan standby di satu tempat.
Tidak seperti pemilu sebelumnya, Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) harus mobile mengawasi semua TPS yang ada di satu desa .
Perekrutan ini kata Saim, untuk memperketat pengawasan dan meminimalisir pelanggaran, maka setiap TPS akan ada satu pengawas.

“Untuk tahun ini, PPL tidak harus mobile mengawasi semua TPS yang ada di satu kelurahan. Tetapi cukup koordinasi dengan pengawas yang ada di setiap TPS,” ungkapnya. (mg4/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital