PALU EKSPRES, PALU – Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Prof. Dr. H. Harry Azhar Azis berkesempatan menyampaikan kuliah umum, di hadapan para mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tadulako (Untad), di ruang Senat Faperta Untad, Selasa 26 Februari 2019.
Dalam kuliah umum tersebut, Harry menyampaikan motivasi bagi para mahasiswa, agar memperjuangkan cita-citanya dengan belajar hingga jenjang yang lebih tinggi. Di hadapan ratusan mahasiswa, Harry menyampaikan kalimat motivasi dari ayahnya, yang diakuinya menjadi kalimat penting dalam kehidupannya menuntut ilmu.
“Kamu sekolah untuk mencari ilmu dan menguasai ilmu, ini kuncinya. Kamu menguasai ilmu maka kamu menguasai dunia, kamu menguasai ilmu maka kamu menguasai akhirat dan kamu menguasai ilmu maka kamu menguasai dunia dan akhirat,” kata Harry.
Ia mengakui, petuah itulah yang menjadi pegangan hidupn dan dibuktikan saat dirinya memimpin BPK RI, yang menghasilkan berbagai prestasi. Di antaranya adalah pada masa kepemimpinannya BPK RI dipercaya menjadi lembaga pemeriksa lembaga dunia, seperti Badan Atom dan Energi Dunia hingga tahun 2020. Hal itu disebutnya dapat digapai karena menguasai ilmu pengetahuan.
“Ini apa kuncinya? Saya merenungi kata-kata ayah saya, dengan ilmu kamu menguasai dunia,” tegasnya.
Ia juga mendorong para mahasiswa untuk mengubah cara berpikir dan belajar. Jika selama ini metode belajar yang digunakan adalah hanya belajar ketika akan berlangsung ujian, maka itu harus segera diubah agar berhasil dalam pendidikan. Ia mencontohkan, perubahan itu dialaminya pada saat mengambil studi pascasarjana di Oregon, AS, hingga akhirnya menjadi Profesor di salah satu Universitas ternama di Indonesia.
“Itu semua karena berubah sikap dan perilaku, waktu saya diancam untuk di-DO oleh Universitas di Oregon waktu S2, di situ saya berubah, yang tadinya saya belajar ketika besok mau ujian, sebelum mata kuliah itu dicantumkan saya sudah membeli buku-bukunya. Alhamdulillah IPK saya tidak terlalu jelek lulus S2 dan S3 3,8, padahal waktu S1 IPK saya 3,01,” tuturnya.
(abr/palu ekspres)






