Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Suku Terasing di Parimo Pelatihan Bela Negara

PALU EKSPRES, PARIGI- Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu melakukan terobosan baru dengan melakukan pelatihan Bela Negara.

Samsurizal mengatakan, bela negara dimaksudkan bukan bela negara secara Nasional yang biasanya dilakukan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol). Tetapi bela negara yang dimaksudkan adalah, Bela (suku terasing) di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong, mengabdi pada negara.

Menurut dia, persyaratan yang akan dipenuhi dalam pelatihan tersebut adalah suku terasing telah berusia 24 tahun dan berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) ataupun sederajat.

Para kader bela negara lanjut dia, dipersiapkan untuk menjadi tenaga
berkualitas dan mengabdi pada negara serta menjadi tenaga profesional di semua lini.

Menurut Bupati Samsurizal, bela atau suku terasing akan dilatih dan dipersiapkan untuk menjabat di desa-desa terpencil, serta mengabdi pada kantor pemerintahan yang ada.

“Mereka ini kita siapkan untuk mengabdi di kantor desa atau di OPD-OPD, karena selama ini yang menjabat di desa terpencil semuanya orang yang berasal dari dalam kota. Sehingga kadang mereka tidak melaksanakan tugas karena persoalan jarak tempuh sangat jauh di pegunungan,” kata Samsurizal di Tinombo, Selasa 26 Februari 2019.

Ia menjelaskan, pelatihan suku terasing ini melibatkan dua kecamatan yaitu, kecamatan Tinombo dan Palasa. Untuk Kecamatan Tinombo lanjut dia, sebanyak lima Desa dilibatkan. Sedangkan Kecamatan Palasa, dua desa dilibatkan. Sehingga, jumlah keseluruhan peserta mengikuti pelatihan bela negara tersebut sebanyak 40 orang.

“Kita harapkan satu tahun atau dua tahun ke depan, mereka ini ada yang mengabdi di desa masing-masing. Misalnya, ada menjadi Kaur, Sekdes, bahkan menjadi Kades,” harapnya.

Sehingga, mereka suku terasing ini diharapkan bukan hanya bertani, atau berkebun saja, tetapi mereka dididik sama seperti honorer pada umumnya. Kemudian pemerintah akan memberikan standar gaji upah minimum regional (UMR) senilai Rp 600 ribu per bulannya.

Hal itu bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dan bisa sejajar dengan masyarakat lain yang telah maju.

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan salah satu program pengembangan sumber daya manusia (SDM) bagi komunitas adat terpencil (KAT).

Diketahui, kegiatan tersebut akan dibuka secara resmi oleh Bupati Parimo, hari ini Rabu 27 Februari 2019 bertempat di gedung serbaguna Tinombo.

(asw/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital