PALU EKSPRES, PALU– Bursa Efek Indoneia (BEI) mengaktifkan kembali kantor perwakilan (KP) di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 22 April 2019.
KP BEI Sulteng beralamat di Jalan Jendral Sudirman nomor 1 petak 5 atau berada komplek Transmart Carefour Palu.
KP BEI Sulteng ini diaktifkan kembali setelah bencana 28 September 2018 silam. KP BEI Sulteng sebelii pernah beroperasional pada awal tahun 2018 silam.
Pembukaan kembali operasional KP BEI Sulteng ini juga bertujuan mengenalkan dan mendekatkan pasar modal kepada pemerintah daerah, instansi, asosiasi profesi, dan masyarakat Sulteng secara umum.
Pembukaaan KP BEI di Sulteng melengkapi jumlah KP di seluruh Indonesia. Sejauh ini telah terdapat 30 yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
Sebagai rangkaian pengaktifan KP Sulteng, BEI menyelenggarakan workshop wartawan dengan mengundang media cetak, online, radio, dan televisi sebagai bentuk sosialisasi kepada publik melalui pertemuan dengan media lokal, Sabtu 11 Mei 2019.
Danang Purbo, dari KP BEI Sulteng dan Feby perwakilan Phillip Sekuritas Indonesia hadir sebagai narasumber dalam workshop tersebut. Dengan memberi pemaparan materi terkait update informasi perkembangan Pasar Modal Indonesia sampai dengan Triwulan I tahun 2019 dan Produk – Produk Pasar Modal.
Melalui pembukaan kembali operasional KP BEI Sulawesi Tengah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berinvestasi dan peningkatan pemahaman masyarakat lebih luas untuk berinvestasi dengan baik dan benar di Provinsi Sulawesi Tengah.
Selain itu, kehadiran BEI di Kota Palu diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan tempat konsultasi bagi perusahaan dan kalangan dunia usaha mengenai mekanisme pendanaan melalui Pasar Modal Indonesia atau Go Public.
Kota Palu saat ini telah memiliki 1 Galeri Investasi BEI berlokasi di Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako. Dengan demikian telah terdapat 417 Galeri Investasi BEI, yang merupakan kerja sama dengan kampus dan non-kampus.
Dwngan rincian 397 galeri Investasi BEI di kampus, 2 Galeri Investasi BEI di Perusahaan Tercatat, 7 Galeri Investasi BEI di pasar, dan 11 Galeri Investasi BEI lainnya yang bekerjasama dengan instansi, asosiasi, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengelola kafe.
Sebagai informasi, sampai dengan 29 Maret 2019, jumlah investor pasar modal di Sulteng berjumlah 2.126 single investor identification (SID). 1.101 SID diantaranya beralamat di Kota Palu.
(*/mdi/palu ekspres)






