Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kacabjari Tinombo Sita Babuk Penyalahgunaan Dana Desa di Ambesia Selatan

PALU EKSPRES, PARIGI– Setelah ditetapkan menjadi tersangka dan menahan Kepala Desa Ambesia Selatan, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tinombo menyita sejumlah barang bukti penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2018.

Adapun barang bukti yang disita oleh pihak Kacabjari berupa bingkai ikan, Poskesdes serta laporan pertanggung jawaban dana desa.

Kacabjari Tinombo, Eko Raharjo, kepada media ini di Parigi, Rabu, 7 Agustus 2019 mengungkapkan, dalam penyusunan rencana anggaran belanja (RAB) Desa Ambesia Selatan tahun 2018, ditemukan kejanggalan dalam pengadaan bingkai ikan yang tidak sesuai dengan penganggaran, yakni senilai Rp62 juta lebih.
“Pembuatan bingkai ikan itu baru 170 buah yang sudah jadi, sisanya masih sebatas kayu saja. Seharusnya ada 500 bingkai dalam pengadaanya, setelah dilakukan lidik ditemukan banyak barang yang belum dikerjakan,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan keterangan dari saksi-saksi, bahwa pekerjaan tersebut telah melewati dari waktu yang telah ditentukan. Bahkan, mereka menambah bingkai ikan tersebut yang dikerjakan pada bulan Mei 2019.

Padahal jelas dia, di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Dana Desa, menjelaskan tahun anggaran berjalan dimulai dari tanggal 1 Januari hingga akhir Desember di tahun yang sama. Dan, proses pelaporannya paling lambat satu bulan setelah 31 Desember.
“Artinya pelaporannya itu bisa dikerjakan pada bulan Januari 2019 kemarin, aturan tersebut memberikan ruang kepada desa untuk memperbaiki pekerjaannya serta laporan,” jelasnya.

Selain bingkai ikan, Kacabjari Tinombo juga menyita pos pelayanan kesehatan desa (Poskesdes), setelah adanya peninjau yang dilakukan bersama dengan Polsek setempat. Yang ditemukan dalam ruangan tersebut belum memiliki mobiler, serta terlihat kotor dan belum juga dimanfaatkan, sementara anggarannya telah ditarik sejak tanggal 4 Oktober 2018.
“Inikan menjadi aneh, masa waktu empat bulan segala fasilitas didalamnya belum terpenuhi, apa kendalanya,”katanya.

Ia menambahkan, khusus Kantor Desa dan Rumah Kades pihaknya, tidak melakukan penggeledahan hanya saja, pihak pemerintah Desa dalam hal ini Sekretaris Desa serta Bendahara, langsung menyerahkan dokumen LPJ yang dibutuhkan guna pemeriksaan lebih lanjut.(asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital