PALU EKSPRES, PALU – Pembangunan Rumah Sakit Sitti Fadilah Supari Pembina Kesehatan Umum (PKU) Muhammadiyah di Palu resmi dimulai. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, bersama Wakil Gubernur Sulteng, H. Rusli Dg. Palabbi, di lokasi pembangunan RS, jalan Jabal Nur, Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore, Minggu 1 September 2019.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menerangkan, keberadaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) merupakan bentuk nyata komitmen Muhammadiyah dalam upaya mencerdaskan, menyejahterakan dan memajukan masyarakat. Termasuk di antaranya RS PKU sebagai AUM di bidang kesehatan.
“Melalui RS PKU ini diharapkan dapat dikelola dengan bagus, terutama pada momen pascabencana ini kita bukan hanya bangkit, tapi juga menunjukkan bahwa Sulteng punya kekuatan, potensi dan anugerah untuk maju,” kata Haedar.
Ia menegaskan, kerja sama yang dilakukan oleh Muhammadiyah dengan para pihak adalah untuk kepentingan seluruh umat dan bangsa.
Spirit kebersamaan itulah, yang menurutnya harus terus hidup di tengah-tengah masyarakat. Muhammadiyah melalui organisasi otonom, lembaga dan majelis, serta AUM harus menjadi kekuatan penggerak masyarakat untuk bangkit dan membangun dirinya.
Haedar turut menyinggung jargon filosofis masyarakat Kaili yang ditulis di tugu nol kilometer Kota Palu yakni di seputar jalan Hasanuddin dan Jenderal Sudirman, yakni “Masintuvu kita maroso” yang menurutnya merupakan bagian dari kekuatan filosofis masyarakat Indonesia yang menunjukkan semangat untuk bangkit bersama.
“Di hampir setiap masyarakat ada kekuatan filosofis untuk bangkit. Bersama kita kokoh dan kuat, lahir dari filosofi bahwa kekuatan masyarakat itu berada pada kekuatan kolektivisme, kekuatan komunalitas sekaligus juga komunitas. Inilah modal termahal kita yang tentu harus selalu kita rawat, karena kadang inilah yang sebagian hilang dari denyut nadi di masyarakat karena berbagai hal,” tuturnya.
SIAPKAN SDM KESEHATAN YANG PROFESIONAL
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, H. Rusli Dg. Palabbi menyampaikan harapannya, bahwa keberadaan RS Sitti Fadilah Supari PKU Muhammadiyah Palu nantinya bisa memberikan pelayanan kesehatan yang benar-benar menolong dan bukan justru menyusahkan, serta tidak membedakan baik masyarakat tidak mampu maupun yang mampu.
“Hal ini diharapkan sehingga tujuan kesejahteraan umat benar-benar terpenuhi dan terasa hasilnya bagi masyarakat.” Kata Wagub.
Selain itu, ia juga berharap RS sebagai lembaga kesehatan dapat memaksimalkan pelayanan yang prima, sehingga kebutuhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang memadai dapat benar-benar dirasakan. Olehnya, Wagub mengingatkan pentingnya keberadaan peralatan kesehatan yang memadai, serta hadirnya Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan yang profesional untuk mewujudkan hal tersebut.
“Dengan selesainya pembangunan RS PKU nantinya sudah siap pula dengan SDM kesehatan yang professional untuk mengawal RS ini,” tandas Wagub.
Selain meresmikan pembangunan RS PKU Muhammadiyah Palu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir yang didampingi Ketua Umum PP Aisyiyah, Hj. Siti Noordjannah Djohantini, dalam kunjungannya tersebut juga meresmikan pembangunan gedung Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, Gedung Amal Usaha Aisyiyah Sulteng, Masjid Raudhatul Jannah Maesa, serta Gedung IKA Unismuh Palu. Selain itu, Haedar juga berkesempatan menyampaikan tausyiah di hadapan ratusan warga Muhamamdiyah Sulteng di gedung Islamic Center Unismuh Palu. (abr/palu ekspres)






