Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Pemkab Sigi Tetapkan Delapan Ancaman Bencana

Haeell online

PALU EKSPRES, PALU– Dokumen kedaruratan bencana milik Pemerintah Kabupaten Sigi, yang baru saja difinalisasi, menetapkan delapan potensi bencana yang sering terjadi di daerah itu. Profil bencana di Sigi antara lain, banjir, cuaca ekstrim, banjir bandang, tanah longsor, kekeringan, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan serta liquefaksi. ”Delapan bencana ini semua ada di wilayah Sigi dan sudah meninggalkan jejaknya dimana-mana,” ungkap Bupati Sigi Moh Irwan Lapatta saat membuka diskusi finalisasi dokumen kedaruratan dan SOP bencana Sigi beberapa waktu lalu.
Dari Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI) 2019 yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kejadian bencana yang pernah terjadi kemungkinan dapat terjadi lagi di daerah tersebut.

Profil delapan bencana tersebut kemudian dimasukan dalam dokumen kedaruratan mengingat intensitasnya yang tergolong sering terjadi di wilayah ini. Namun berdasarkan DIBI pula, catatan kejadian bencana di Kabupaten Sigi, rentang waktu 2010 – 2019, telah terjadi 10 kali kejadian bencana, didominasi oleh empat jenis bencana. Di antaranya, banjir, cuaca ekstrim, banjir bandang dan longsor. Dalam dokumen kedaruratan bencana Sigi terungkap, empat jenis bencana yang terjadi rentang waktu 2010 – 2019, musibah banjir menempati urutan teratas, kemudian tanah longsor dan liquefaksi serta cuaca ekstrim.

Johan Rachmat Santosa mewakili konsorsium ERCB dan PfR Indonesia yang bekerjasa dengan Pemkab Sigi dalam penyusunan dokumen ini, mengatakan, dokumen membahas rencana penanganan kedaruratan pada semua potensi bencana alam yang dapat menimbulkan kerugian terhadap masyarakat. Dokumen juga menguraikan peran dan tanggungjawab seluruh instansi dan lembaga swasta/pemerintahah dalam kedaruratan bencana. Johan Rachmat Santosa menambahkan, kajian risiko komprehensif yang mendasari RPKB ini menjadi dasar adanya aksi pengelolaan risiko terpadu dalam dokumen RPKB ini. (kia/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital