PALU EKSPRES, PALU- Jalan Sultan Hasanuddin Palu dinilai menjadi ruas jalan dalam kota yang paling rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Sebab inilah yang menjadikan ruas jalan tersebut kerap menjadi titik pelaksanaan razia kendaraan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Palu.
Senin pagi 9 Desember 2019, belasan personel Polres dan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palu bergabung melakukan razia kendaraan di jalan itu. Razia gabungan ini bertujuan banyak hal.
Kapolres Palu melalui Kasatlantas, IPTU Abdhi Hendriyatna, mengatakan tujuan adanya kegiatan razia gabungan di Jalan Hasanudin karena jalan ini merupakan satu jalur rawan terjadi Lakalantas.
“Kenapa kita melakukan razia di sini karena di sini itu merupakan daerah black sport artinya rawan terjadi Laka Lantas. Selain itu kita juga mengantisipasi adanya kendaraan bodong atau kendaraan hasil tindak pidana pencurian yang melintas di wilayah ini,” Kata Abdhi.
Dia mengatakan kepentingan Dishub dalam razia gabungan kata dia untuk memonitoring lalu lalang kendaraan bermotor yang dari luar kota. Atau kendaraan bermotor yang bernomor polisi dari luar provinsi. Dishub selanjutnya mengecek buku kir dan kelengkapan lainnya.
“Kemungkinan juga Dishub menemukan kendaraan bermuatan seperti pick up yang buku kirnya sudah mati. Dari sini Dishub akan memberi imbauan kepada para pengendara mobil,”sebutnya.
Razia gabungan dipimpin langsung KBO Satlantas Polres Palu IPDA Made Antera. Razia ini merupakan rutinitas Satlantas Polres Palu dalam melaksanakan giat 21 yaitu dalam rangka mengantisipasi fatalitas lakalantas di wilayah-wikayah rawan.
Selama kurang lebih satu jam berjalannya razia gabungan yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Palu bersama Dinas perhubungan tersebut sudah puluhan Kendaraan bermotor yang terjaring razia yang tidak dilengkapi surat- surat kendaraan maupun perlengkapan pendukung komponen kendaraan.(**/mdi/palu ekspres)






