PALU EKSPRES, PALU- Tim intensifikasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Palu diminta lebih bekerja keras dalam upaya menggali potensi-potensi sumber PBB di Kota Palu. Dengan begitu, nilai penerimaan PBB nantinya juga bisa lebih meningkat.
Ini menjadi harapan Wali Kota Palu yang disampaikan Asisten III, Imran Lataha dalam sosialisasi dan pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB untuk tahun 2020, di Aula Kantor Camat Palu Barat, Senin 17 Februari 2020.
“Kami berharap seluruh jajaran terkait khususnya tim intensifikasi PBB untuk lebih bekerja keras lagi dalam menggali potensi PBB di Kota Palu,”kata Imran.
Kepada jajaran camat dan lurah agar, Imran dalam kesempatan itu berharap agar bisa lebih intensif menyosialisasikan tentang pentingnya pajak. Serta melakukan pendekatan kepada guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak khususnya PBB.
“Karena PBB akan digunakan untuk pembangunan di Kota Palu,”jelasnya.
Imran kemudian berkata, penyerahan SPPT dan sosialisasi PBB terdiri dari delapan kecamatan. Namun pelaksanaannya hanya dipusatkan pada empat unit pelaksana teknis di kecamatan dan 46 kelurahan se Kota Palu.
Kegiatan tersebut tambah Imran adalah sebagai dasar pemungutan dan penagihan PBB terhadap wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.
“Karena itu kami harap para kolektor dapat menyampaikan SPPT ini kepada seluruh wajib pajak,”sebutnya.
Pemerintah lanjut dia sangat berterima kasih kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Palu, camat, dan lurah. Yang telah bekerja keras memungut PBB. Karena PBB adalah salah satu sektor penyumbang terbesar PAD di Kota Palu.
“Tidak lupa saya menyampaikan terima kasih kepada wajib pajak yang membayar pajak tepat waktu dan secara konsisten,” pungkasnya. (mdi/palu ekspres)





