Minggu, 9 Agustus 2026
Seleb  

Bloodshot, Aksi Marinir yang Menjadi Super Human

Oleh Jeri Wongiyanto (Pengamat Film)

AKTOR Vin Diesel yang sudah sangat ngetop lewat “Fast and Furious” hingga sekuel ke 9, kali ini tampil beda, bukan hanya sebagai jagoan tak terkalahkan, ia juga menjadi super hero. Film terbarunya berjudul “Bloodshot” diadaptasi dari best seller komik  buatan Valiant Comics berjudul sama, digarap oleh sutradara Dave Wilson.

Film ini menceritakan ketika Marinir Ray Garrison (Vin Diesel) pulang dari medan perang, saat tiba di rumah bersama istrinya, keduanya diculik dan dibunuh oleh orang tak dikenalnya. Beruntung Ray bisa dihidupkan lagi oleh tim ilmuwan yang dikomandoi oleh Dr. Emil Harting (Guy Pearce).

Dengan metode nanoteknologi tubuh Ray ditingkatkan. Ia menjadi manusia super dan memiliki kemampuan dan kekuatan yang luar biasa. Salah satu kekuatan andalannya dapat menyembuhkan diri dengan sangat cepat. Ia pun menjadi mesin pembunuh biotek dengan nama Bloodshot.

Ternyata Ray tidak sendiri, ada juga prajurit lain yang punya kemampuan super, mereka adalah  KT (Elza Gonzales) yang dapat bernafas dalam air, Jimmy Dalton (Sam Heughan) memiliki kaki bionic dan Tibbs (Alex Hernandez) mempunyai mata yang super muktahir.

Saat Ray tersadar dan ingatannya pulih, bahwa ada orang yang sudah membunuh ia dan istrinya. Tak pikir panjang Ray melarikan diri dari laboratorium Harting, untuk membalas dendam dan mencari pembunuhnya.

Namun keanehan muncul, ketika memorinya justru menjadi kacau, wajah pembunuhnya berubah-ubah. Apa sebenarnya yang terjadi pada diri Ray? Mampukah ia mencari tahu kebenaran tentang dirinya?

Sama seperti film-filmnya terdahulu, Vin Diesel tetap menjadi jagoan yang penuh aksi. Penonton masih tetap akan melihatnya dalam berbagai aksi yang seru dan menegangkan. Karakter Ray yang diperankan seakan tak beda jauh dengan sosok Dominic yang diperankannya di 9 sekuel “Fast and Furious”. Bedanya di film ini ia tampil sebagai manusia super.

Jalan ceritanya sebenarnya mudah diikuti, hanya saja dibuat sedikit ribet, latar belakang kisahnya kurang digarap maksimal, sehingga menyisakan sedikit pertanyaan. Karakter yang dimunculkan pun sebenarnya masih dapat lebih dikembangkan, terasa kurang greget, padahal jika digarap lebih dalam akan lebih seru.

Untuk visual efek dan CGI film ini dijamin akan memanjakan mata penonton, adegan adegan yang ditampilkan sangat memukau tak kalah hebat dengan film-film superhero lainnya. Pasalnya, sang sutradara Davel Wilson, adalah pembuat visual efek untuk film “Avengers Age of Ultron” (2015) dan video game Star Wars.

Salah satu adegan yang memukau adalah saat Ray menyembuhkan lukanya sendiri. Juga adegan-adegan slow motion saat Ray beraksi. Jangan sampai Anda ketinggalan menyaksikan, film yang full aksi ini. (*)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital