Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

APRI Sigi Dikukuhkan, Pengurus Cabang Pertama yang Dilantik Sesuai AD/ART Sulteng

Pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kabupaten Sigi periode 2020-2023 dikukuhkan oleh Ketua APRI Wilayah Sulawesi Tengah, H. Lutfi A. Godal, Lc, MH, disela acara Pembinaan BOP KUA di aula Kantor Kemenag Kabupaten Sigi di Maku, Selasa (21/7/2020). Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, SIGI- Pengurus Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kabupaten Sigi periode 2020-2023 dikukuhkan oleh Ketua APRI Wilayah Sulawesi Tengah, H. Lutfi A. Godal, Lc, MH. Pengukuhan dilaksanakan  disela acara Pembinaan BOP KUA  di aula Kantor Kemenag Kabupaten Sigi di Maku, Selasa (21/7/2020).

Pengukuhan ini terbilang istimewa. Selain disaksikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sigi, As’at, S.Ag; Kasubag TU Dr. H. Abdul Mun’im, M.HI serta Kasi Bimais dan PHU  H. Abjan Jauhar, S.Ag, APRI Kabupaten Sigi merupakan pengurus cabang pertama yang dikukuhkan sesuai AD/ART di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Kakankemenag Kabupaten Sigi As’at mengharapkan pengurus yang baru dikukuhkan untuk meningkatkan sinergi program dan kegiatan dengan Seksi Bimais, agar terwujud kepenghuluan yang berintegritas. Menurutnya, tanpa penghulu yang berintegritas, sulit diharapkan lahirnya pelayanan KUA berkualitas. “Namun dengan niat, tekad dan kerja sama yang baik, saya optimis KUA di Kabupaten Sigi  dapat kembali mengharumkan nama Sulawesi Tengah di event nasional,” katanya.

Sementara itu Ketua APRI Wilayah Sulteng.  H. Lutfi A Godal  mengatakan pembentukan APRI melalui perjalanan cukup panjang. Setelah terbitnya PMA Nomor 7 tahun 2020 tentang Pembentukan Organisasi Jabatan Profesi di Lingkungan Kementerian Agama dan Hasil Munas APRI tanggal 16 hingga 18 Juli 2019 di Bogor, serta Surat edaran Dirjen Bimais Nomor 1819 tahun 2020 tentang  Pembentukan APRI wilayah Provinsi,  Kabupaten dan Kota,  maka wadah organisasi penghulu yang sebelumnya bernama Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu) resmi berubah menjadi APRI. 

Menurut Lutfi, kehadiran organisasi ini juga dilatarbelakangi kasus hukum yang menjerat oknum penghulu terkait gratifikasi. Sehingga disepakati perlu membentuk wadah berhimpun baru yang bisa memperjuangkan aspirasi penghulu, termasuk dalam hal advokasi dan menjaga etika kepenghuluan. “Jadi, APRI merupakan hasil perjuangan panjang rekan-rekan penghulu dari berbagai daerah, ” ujar Lutfi yang pada 2019 lalu meraih juara IV Lomba KUA Teladan Tingkat Nasional. 

Dia berharap, pengurus APRI Cabang Kabupaten Sigi dalam menjalankan roda organisasi senantiasa berkoordinasi dan bekerja sama dengan unsur pembina APRI kabupaten. Selain itu, menjunjung tinggi kode etik penghulu, menjaga Integritas, profesionalitas, menjadi teladan serta  inovatif dalam pengembangan kegiatan kepenghuluan.

Pengurus APRI Cabang Kabupaten Sigi  yang dikukuhkan antara lain, Ketua dijabat  Amin Parakasi, Sekretaris Zed Bahmid dan Bendahara Nasaruddin Alip. Mereka merupakan hasil pilihan formatur yang ditetapkan dalam musyawarah cabang APRI Kabupaten Sigi. (**/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital