PALU EKSPRES, PALU – Akademi Dakwah Indonesia (ADI), organisasi pengkaderan dai di bawah Dewan Dakwah Islamiah Indonesia (DDII) Sulawesi Tengah, berhasil mengirim lima siswanya untuk belajar di Sekolah Tinggi Islam (STID) Moh Nasir di Jakarta. Mereka akan menempuh pendidikan selama lima tahun
Keluaran dari STID ini kelak, akan ditempatkan di pedalaman Sulawesi Tengah, untuk melakukan dakwah kepada warga di pelosok yang belum atau jarang dakwah.
Pimpinan ADI Kota Palu, H. Fadlilah mengatakan, pengkaderan dai melalui Akademi Dakwah Indonesia, adalah wujud komitmen dakwah yang digelorakan mendiang Moh Natsir pendiri DDII agar dakwah tetap jalan di Bumi Indonesia.
Saat ini lanjut Fadlilah pembinaan warga pedalaman yang sudah berlangsung adalah di Dusun Moyo – Kecamatan Mamosalato, Morowali Utara. Dusun Moyo adalah salah satu daerah terpencil di wilayah itu, dan sudah menjadi wilayah binaan DDII Sulawesi Tengah sejak tiga tahun lalu. Namun, tenaga dai baru didatangkan dari Jakarta. ”Kita berharap mereka yang lulus kelak bisa menjadi tenaga dai yang akan melakukan dakwah dan perubahan sosial di pedalaman,” ungkap mantan aktivis Pelajar Islam Indonesia itu.
Saat ini katanya, Sulawesi Tengah dengan sekitar 250 desa ada di pedalaman, sangat kekurangan dai. ADI Sulawesi Tengah saja, baru menyekolahkan lima orang untuk tahun ini. Dan baru bisa didistribusikan ke wilayah terjauh pada 3-4 tahun nanti. Itupun jika mereka tidak mengalami hambatan selama pendidikan yang berlangsung rata-rata 4 tahun.
Sementara keberadaan dai saat ini sudah sangat dibutuhkan. Fadlilah menambahkan, ormas keagamaan belum ada yang secara konsisten mampu mencetak dai. Baru sebatas mencetak mubalig. Mubalig ini karakternya hanya berbicara di mimbar melakukan dakwah lisan. Sedangkan dai, dia tak hanya bisa berdakwah di atas mimbar. Namun mampu mengorganisasi kehidupan masyarakat secara sosial dan ekonomi. ”Nah yang dicetak oleh ADI ya seperti itu,” katanya.
Pelepasan lima siswa yang akan meneruskan pendidikan di Jakarta ditandai dengan seremoni yang berlangsung Sabtu 15 Agustus 2020, di masjid Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia – Tondo, Palu Timur. (kia/palu ekspres)





