Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Bintang Demokrasi

Tasrif Siara. Foto: Istimewa

Oleh Tasrif Siara

Pemilihan Kepala Daerah atau  Pilkada telah usai, pemenang juga telah kita ketahui bersama. Ada pemenang yang merespon penuh riang dan ada pula dengan tangan terbuka menerima kekalahan yang tertunda itu. Tapi kita belum mengetahui siapa yang  mengajukan gugatan hasil perhitungan Pilkada  karena pleno KPU belum dihelat.

Terlepas jika nanti  ada yang mengajukan gugatan, tapi catatan kita sini, sejumlah calon kepala daerah yang kalah dan mengakui kekalahan itu, memberi ucapan selamat untuk pemenang. Ini yang luar biasa: sangat elegan.

Hal yang menarik,  mereka yang mengucapkan selamat untuk para pemenang Pildaka itu adalah calon-calon pemimpin masa depan kita yang berusia muda.  Ini adalah pembelajaran yang sangat menarik dan patut ditradisikan.

Tercatat, HidayatLamakarete calon Gubernur Sulawesi Tengah nomor urut pertama, sebagai pihak pertama dan dalam kesempatan pertama,  memberi ucapan selamat  kepada Rusdy Mastura dan Makmun Amir pemenang Pilkada Gubernur Sulawesi Tengah 2020.

Kita juga mencatat,  Aristan Calon Wali kota Palu nomor urut pertama,  memberi ucapakan selamat kepada Hadianto Rasyid dan Reny Lamadjido, pasangan calon pemenang Pilkada Kota Palu. Disusul oleh Liliana Muhidin calon Wali kota Palu nomor urut empat, juga memberi ucapan selamat kepada Hadianto Rasyid calon Wali kota Palu.

Di kesempatan yang lain, juga tercatat calon Wakil Bupati Sigi Paulina memberi apresiasi dan ucapkan selamat kepada Irwan- Samuel pemenang Pilkada Kabupaten Sigi. Kandidat lain menyusul.

Kita sangat bangga, apalagi yang melakukan semua itu adalah dari level generasi muda. Hanya mereka  yang  memiliki kualitas emosi yang matang bisa melakukan hal seperti itu, memberi ucapan selamat. Bukan perkara gampang menerima kekalahan dan bukan perkara mudah memberi ucapan selamat.

Sejarah mencatat,  telah lahir calon-calon pemimpin untuk masa depan Sulawesi Tengah. Rakyat Sulawesi Tengah pasti merekam  dalam memori mereka: kalian adalah calon pemimpin kami.  Hanya masalah waktu, apalagi usia masih muda. Kalian adalah bintang demokrasi hari ini, dan demokrat sejati.

Bintang demokrasi juga patut disematkan ke Rusdy Mastura Calon Gubernur Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid calon wali kota Palu dan Irwan calon Bupati Sigi terpilih. Mereka ini menerima kemenangan  dengan sikapnya yang tenang, tak ada arogansi pada raut wajahnya.

Jika para calon pemimpin kita itu menerima kekalahan dan telah memberi ucapan selamat, maka dipastikan, konstituen juga akan menerima itu sebagai sebuah kewajaran. Tak ada lagi saling ledek di media sosial, tak ada lagi dikotomi antarkandidat, semua kembali melebur menjadi satu.

Semua peristiwa demokrasi itu  memberi indikasi jika kualitas demokrasi  dan kualitas penyelenggaraan Pilkada makin membaik. Walau kita tak  menafikan  jika masih ditemukan adanya pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilkada di berbagai tempat.

Memang, memberi ucapan selamat kepada pemenang Pilkada di Indonesia belum menjadi kebiasaan kita, kecuali di negara yang memiliki tradisi demokrasi yang sudah matang, seperti di berbagai negara di Eropa dan  Amerika. Kecuali di era Presiden Donald Trump yang telah merusak tradisi demokrasi itu. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital