Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Anggaran Vaksinasi Covid-19 Parimo Ditaksir Rp 30 Miliar

Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto. Foto : Aswadin/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menyiapkan anggaran sekitar Rp 30 miliar untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Anggaran tersebut disiapkan guna memenuhi kebutuhan vaksin di tengah kasus Covid-19 yang kini terus meningkat.

Sekaitan hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto mengatakan, anggaran vaksin yang disiapkan tersebut disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada di Kabupaten Parimo.

Hal itu kata dia, berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait dengan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong yang berusia 18 hingga 60 tahun.

“Ada sekitar Rp 30 miliar anggaran untuk kebutuhan vaksinasi Covid-19 ini,” kata Sayutin saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/1/2021).

Ia mengaku belum mengetahui pasti berapa biaya yang akan digunakan hingga bahan-bahan vaksinasi itu sampai ke Kabupaten Parigi Moutong.

“Jadi kita belum tahu, apakah vaksin itu dibayar atau tidak, dan yang ada dalam petunjuk sekarang ini seluruh pembiyaan untuk kepentingan vaksinasi dibiayai oleh APBD,” jelasnya.

Pembiayaan itu katanya, termasuk dengan penyediaan alat medis, edukasi dan sosialisasi serta biaya iklan-iklan layanan untuk mengimbau masyarakat agar ikut dalam vaksinasi tersebut.

“Itu semua yang kita belum tahu hitung-hitunganya berapa, tetapi kalau kita perkirakan bisa menghabiskan sekitar Rp 25-30 miliar,” sebut Sayutin.

Ia menambahkan, untuk belanja Tim Gugus Tugas Covid-19 itu tidak bisa diganggu gugat. Karena dana tersebut masuk dalam belanja tak terduga (BTT).

“Jadi kalau tahun ini kita merekrut tambahan tenaga medis untuk vaksinasi, berarti kita harus mengontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) khusus untuk tenaga kesehatan yang mempunyai sertifikat dan kemungkinan akan direkrut tahun ini,” ujarnya.

Menurutnya, mengenai hal tersebut masih sementara dalam proses penyelesaian dengan pemerintah daerah, dalam hal ini sekretaris daerah yang baru.

“Makanya, ini kita hitung secara keseluruhan. Sehingga, bisa kita tahu berapa total anggaran penanggulangan Covid-19, mulai dari penanganan hingga vaksinasinya,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto. Foto : Aswadin/PE

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital