Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Pesantren di Mertasari, Ini Kata Wabup Parimo

PELETAKAN BATU PERTAMA - Wabup Parimo, Badrun Nggai saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan pesantren di desa Mertasari. Foto : Istimewa.

PALU EKSPRES, PARIMO– Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) Badrun Nggai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Imammul Arba’ah di Desa Mertasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (parimo) Sulawesi Tengah, Kamis (18/3/2021).
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Badrun Nggai mengatakan, pembangunan sarana pendidikan Islam tersebut, sejalan dengan visi pemerintah daerah yakni, Parigi Moutong Cerdas.
Kata Badrun, pondok pesantren ini nantinya diharapkan dapat mendidik masyarakat menjadi masyarakat yang islami dan agamais dan relijius, serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berlandaskan Alquran. Sehingga dapat memiliki pondasi agama yang kuat. 
“Pondok pesantren ini juga menjadi salah satu benteng untuk menangkal hal-hal yang negetif di masyarakat saat ini seperti, narkoba, dan minuman keras (Miras),” ujarnya. 
Sementara itu, Ketua pendiri dan pembina yayasan sekaligus ketua panitia pembangunan pesantren, Ustad Amiruddin mengatakan pondok pesantren yang akan di bangun di Desa Mertasari ini nantinya akan memiliki sarana yakni,13 ruangan dan 2 unit bangunan kantor.
Selain itu, juga dibangun asrama santri bertingkat  yang memiliki 26 kamar, dan Masjid Pesantren Al Hijrah. Menurut Amiruddin, sebelumnya Yayasan Ushul As Sunnah memfokuskan kegiatannya pada bidang dakwah, ta’lim atau pembinaan umat serta kegiatan sosial.
“Dari awal berdiri yayasan ini kami memang bertekad untuk pendidikan Islam di Kabupaten Parigi Moutong dengan membangun sebuah pesantren, dan Alhamdulillah hari ini langkah itu mulai terlihat dengan diletakkanya batu pertama,” ujar Amiruddin.
Ia menambahkan, luas lokasi pembangunan pesantren tersebut diperkirakan sekitar 1 hektare. Turut hadir Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong, Ustad Qasim Abdul Madjid, anggota DPRD Parimo, Wardi SH, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Parimo, pihak Kepolisian, dan Babinsa Mertasari. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital