Rabu, 23 September 2026
Palu  

Mahasiswa Palu Tolak Faham Radikal Masuk Lingkungan Kampus

Gabungan mahasiswa dari sejumlah Kampus di Palu menggelar aksi damai menolak faham radikal di lingkungan kampus, Selasa 25 Mei 2021 di depan Kantor Gubernur Sulteng. Foto: Hamdi Anwar

PALU EKSPRES, PALU- Sejumlah mahasiswa dari berbagai Kampus di Palu menggelar aksi damai menolak gerakan-gerakan berfaham radikal yang ingin mengubah ideologi negara menjadi ideologi Islam, Selasa (26/5/2021) di depan Kantor Gubernur Sulteng.

Aksi mahasiswa ini dilakukan dengan menyebarkan brosur berisi sikap penolakan kepada setiap pengendara yang melintas. Serta membentangkan spanduk dan lembaran dengan berbagai kalimat penolakan.

Menurut Firman, perwakilan mahasiswa, gerakan yang mendukung sistem pemerintahan khilafah menguat di kampus-kampus pasca reformasi hingga sekarang.

Gerakan ini dilakukan oknum mahasiswa gema pembebasan yang berniat mengganti pancasila dengan ideologi khilafah kemudan mendirikan negara Islam.

Gerakan mahasiswa gema pembebasan ini dinilai sebagai gerakan transaksional dan organisasi kemahasiswaan yang berafiliasi sekaligus sayap dan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HIT) dengan mengusung cita – cita mewujudkan negara khilafah.

Gerakan dan gagasan khilafah ini bertentangan dengan dasar ideologi negara dan mengancam keutuhan dan kesatuan Indonesia.

Dia menyebut, organisasi gerakan mahasiswa pembebasan sejauh ini sangat masif melaksanakan aktifitas kajian-kajian bahkan melakukan rekrutmen mahasiswa di kampus-kampus.

Faham radikal menyusup melalui perkuliahan lewat peran oknum dosen. Hal ini bahkan dianggap bukan menjadi persoalan serius bagi kampus dengan membiarkan aktifitas dari gerakan mahasiswa dan lembaga kemahasiswaan berfaham radikal.

Dalam aksi ini, para mahasiswa ini menyampaikan sejumlah hal untuk perhatian.

Yakni meminta, PPATK segera menyelidiki aliran dana gema pembebasan mahasiswa tersebut.
Menertibkan organsasi kemahasiswaan yang berupaya untuk merubah ideologi negara.

Menindak tegas civitas akadamik yang terindikasi dan terpapar radikalisme.

Termasuk meminta pimpinan universitas harus mengontrol fasilitas kampus, mesjid, musholah, dan ruang pertamuan agar tidak diberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan radikal.

Firman menambahkan, pihaknya juga
menolak adanya calon Rektor yang terpapar radikalisme.

Saat ini kata dia, sudah terlihat bahwa kampus telah menjadi wadah mengembangkan radikalisme terutama faham khilafah atau yang ingin mengubah idelogi negara.

“Di Kampus Untad ada Indikasi. Tapi mungkin bukan hanya menyasar kalangan mahasiswa tetapi juga oknum dosen,”bebernya.

Menurutnya, pergerakan itu memang belum terlalu nampak terlihat. Namun dikalangan mahasiswa hal ini sudah mukai perlahan-lahan nampak. Sementara dikalangan dosen dan oknum petinggi kampus itu belum terlalu nampak.

“Ini perlu dan harus dicegah bersama masyarakat dan pemerintah,”tutup Fiman.

Terpisah, Ustad Adnan Arsal mengatakan, organisasi HTI yang mengajarkan paham khilafah saat ini menyasar mahasiswa di kampus-kampus. Yakni melalui gema pembebasan yang menjadi salah satu sayap HTI.

Gema pembebasan ini menurutnya kini tengah melakukan perekrutan mahasiswa baru dan juga masuk ke civitas akademika. Mulai dosen, dekan, Rektor maupun kandidat calon Rektor yang sebentar lagi ikut dalam pemilihan Rektor.

Karenanya Ustad Adnan menyampaikan agar masyarakat Kota Palu untuk selalu menjaga kerukunan antar umat beragama.

Tidak terpengaruh dengan ajaran-ajaran khilafah. Ajaran radikal, yang dapat memecah belah antar sesama masyarakat Kota Palu yang dari dulunya sudah hidup rukun dan damai. Termasuk waspada dari bahaya gema pembebasan yang melakukan perekrutan di kampus-kampus.

Adnan Arsal mengaku akan bersama masyarakat Kota Palu melakukan penguatan iman masing-masing supaya tidak terpengaruh dengan paham-paham khilafah.

Serta akan melakukan pengawasan terhadap Ormas gema pembebasan yang menyebarkan paham khilafah dan melakukan kerjasama dengan aparat keamanan jika menemukan aktifitas dari kelompok yang radikal tersebut.

Ustad Adnan Arsal menambahkan, gema pembebasan sedang menggeliat dengan menunggangi momen bela Palestina.

“Ini bukti bahwa gerakan HTI dengan paham khilafahnya itu masih ada. Gema pembebasan salah satunya,”urai Adnan.

Dimana, bukan hanya mahasiswa yang telah terpapar namun civitas akademika kampus-kampus juga ikut terpapar paham khilafah, dosen, dekan rektor bahkan kandidat calon rektor yang akan mengikuti pemilihan rektor di Universitas Tadulako (Untad).

Ustad Adnan Arsal menyampaikan agar peran serta pemerintah dan pihak civitas akademik kampus untuk menyaring kandidat calon Rektor yang akan ikut pemilihan rektor di Untad.

Dan bersama para tokoh agama, masyarakat, ormas dan mahasiswa akan terus melakukan perlawanan terhadap paham HTI terutama gema pembebasan.

Ini untuk memperkecil ruang gerak penyebaran paham khilafah terutama yang sudah menyasar di kampus-kampus salah satunya di Untad dan kampus-kampus lainnya di Sulteng. (mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam