Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Mantan Napi Teroris di Poso Deklarasi Lawan Radikalisme dan Terorisme

Masyarakat Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, mendengarkan pembinaan dari Satgas Madago Raya sebelum mengucapkan ikrar atau deklarasi untuk menolak dan melawan radikalisme dan terorisme, Rabu (23/6/2021) di halaman masjid Nurul Huda. Foto: Humas Polda Sulteng

PALU EKSPRES, POSO– Upaya Satgas Madago Raya dengan menggandeng Kementerian Agama Kabupaten Poso, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, tokoh agama dan tokoh adat telah memberikan harapan terciptanya kedamaian di Bumi Sintuwu Maroso, Poso, Sulawesi Tengah.
Warga masyarakat Dusun Tamanjeka, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, yang dikenal dengan basis Islam radikal telah mengucapkan ikrar atau deklarasi untuk menolak dan melawan radikalisme dan terorisme, Rabu (23/6/2021) di halaman masjid Nurul Huda.
“Bismillahir-rahmanir-rahim Kami warga Tamanjeka menolak dan melawan radikalisme dan terorisme demi Poso yang aman menuju masa depan yang lebih baik,” demikian bunyi deklarasi yang diucapkan warga Dusun Tamanjeka yang mayoritas adalah eks narapidana teroris (napiter) di hadapan Satgas Madago Raya, Kementrian Agama, MUI Kabupaten Poso, tokoh agama dan tokoh adat.
Kasatgas Humas Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto melalui keterangan resmi yang diterima media ini, Kamis (24/6/2021), mengatakan, dengan adanya deklarasi menolak dan melawan radikalisme dan terorisme sebagaimana diucapkan warga dusun Tamanjeka yang mayoritas adalah mantan napiter, semoga dapat mewujudkan Kabupaten Poso yang damai dan Poso yang lebih baik.
Upaya preemtif ini diprakarsai oleh Satgas Madago Raya dengan menggandeng Kemenag Kabupaten Poso M. Arif, Ketua MUI Kab. Poso KH. Arifin Tuamaka, tokoh agama Ustad Zainuddin yang beberapa hari terakhir terus memberikan edukasi, pembinaan dan penggalangan kepada warga Tamanjeka Poso.
“Semoga dengan adanya Ikrar atau deklarasi menolak dan melawan radikalisme dan terorisme ini, dapat diikuti oleh warga Kabupaten Poso yang lain sebagai perwujudan bahwa terorisme adalah musuh bersama,” pungkasnya.
Sebelum dilakukannya ikrar atau deklarasi oleh warga dusun Tamanjeka, terlebih dahulu mendapat pembinaan dari Satgas Madago Raya, Kemenag dan Ketua MUI Poso. (***/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital