Sabtu, 8 Agustus 2026

Academy Awards Ke-89: Bakal Jadi Oscars Paling Politis

JAKARTA, PE – Oscars selalu menjadi perhelatan yang menarik. Film-film terbaik Hollywood dikompetisikan, para bintang A-lister berkumpul di satu tempat. Acara yang digelar di Dolby Theatre pada Minggu malam waktu setempat atau besok (27/2) pagi WIB itu merupakan puncak rangkaian musim penghargaan film.

Setelah tahun lalu acara dikendalikan Chris Rock, kini Jimmy Kimmel didapuk sebagai host. Acara yang memasuki penyelenggaraan ke-89 tersebut diprediksi menjadi Oscars yang paling politis. ABC News menyebutkan, panggung akan diwarnai ujaran-ujaran politik untuk merespons kepemimpinan kontroversial Donald Trump.

Jagoan kuat dalam kategori Aktor Pendukung, Mahershala Ali, misalnya. Jika menang, pemain film Moonlight yang juga seorang muslim itu diyakini berpidato untuk menyuarakan posisinya sebagai minoritas. Dia tak sendiri. Aktris Viola Davis yang menjadi kandidat kuat kategori Aktris Pendukung pasti tak ketinggalan membicarakan isu terkini.

Kalau itu terjadi, fans bisa mendapat bonus ”hiburan” berupa tweet dari Trump setelah acara. Pada Golden Globes Januari lalu, Meryl Streep yang menerima penghargaan kehormatan Cecil B. DeMille Award menyerang Trump.

Meski tak secara eksplisit menyebut nama, Streep mengungkapkan tindakan Trump yang tidak patut kepada seorang reporter difabel. Ternyata, Trump merespons. Dia pun menge-tweet dengan menyebut Streep sebagai aktris overrated yang menyerahkan hidupnya kepada Hillary Clinton, sang majikan.

Di luar urusan politik, pesta besar tersebut tentu tak melalaikan unsur hiburan. Selain para artis yang silih berganti menjadi presenter, panggung bakal diramaikan sejumlah penampilan. Situs USA Today menilai Oscars sudah seperti Grammy Awards mini.

Kolaborasi komposer ternama Lin-Manuel Miranda bersama Auli’i Cravalho (penyuara Moana) akan membawakan lagu hit How Far I’ll Go. Justin Timberlake juga dijadwalkan menyanyikan lagu dari filmnya, Trolls, Can’t Stop the Feeling!

Lalu, John Legend tampil dengan membawakan lagu La La Land, City of Stars dan Audition (The Fools Who Dream). Selain itu, penyanyi gaek Sting mempersembahkan suaranya dalam lagu The Empty Chair dari film dokumenter Jim: The James Foley Story. Beberapa di antara mereka sudah melakukan rehearsal di Dolby Theatre pada Jumat (24/2). Semakin tak sabar menantinya, kan?

(adn/c18/ayi/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital