Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Tahun 2020, Pertumbuhan Ekonomi di Parimo Turun hingga 4,92 persen

PALU EKSPRES, PARIMO – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Simon menyebutkan, kondisi pertumbuhan ekonomi yang diukur dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2020 minus hingga di angka 4,92 persen.

“Kondisi ini jangan sampai terulang lagi, Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera berbenah diri,” kata Simon di Parigi, Senin (16/8/2021).

Menurut Simon, laju pertumbuhan PDRB di Parigi Moutong menurut lapangan usaha tahun 2020  adalah 4,92 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2019 sebesar 2,32 persen.

Kata dia, hal itu diakibatkan tidak beroperasinya sarana dan prasarana pendukung kantong produksi pertanian, seperti daerah irigasi di Kecamatan Palasa dan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong.

Sehingga, banyak lahan yang beralih fungsi dari persawahan ke tanaman jagung. Dampak besarnya adalah penurunan produksi besar di wilayah tersebut.

“Mudah-mudahan ada perbaikan tahun ini. Saat Musrenbang beberapa waktu lalu, kami juga telah menyampaikan persoalan ini,” ujar Simon.

Menurutnya, mengenai hal ini harus ada langkah konkrit dilakukan pemerintah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (DPUPRP) setempat, untuk melakukan perbaikan daerah irigasi yang tidak beroperasi saat itu. 

Kemudian, Dinas Pertanian agar memberikan dorongan dan motivasi kepada para petani sawah, untuk tidak mengalihkan fungsi lahannya ke tanaman lain. Sehingga, penurunan produksi beras terus terjadi. 

“Sudah berapa jauh OPD terkait melakukan perbaikan itu, dan harus dievaluasi. Sebab, pertanian akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kita di Parimo,” ucapnya.

Lanjut dia mengatakan, berdasarkan data BPS Parigi Moutong, PDRB tahun 2020 menurut harga berlaku mencapai Rp 17,18 triliun, dan 11,11 triliun menurut harga konstan.

Kemudian, tiga lapangan usaha terbesar penyumbang PDRB, seperti sektor pertanian sebesar 42,61 persen, perdagangan sebesar 15,05 persen, dan 12,75 persen dari sektor konstruksi.

Sementara, tiga lapangan usaha terbesar laju pertumbuhan PDRB adalah, jasa keuangan dan asuransi sebesar 14,45 persen, informasi dan komunikasi 8,40 persen, serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,42 persen.

Ia menambahkan, BPS merinci, total jumlah penduduk Kabupaten Parimo tahun 2020 sebanyak 440. 015 jiwa, terdiri dari laki-laki mencapai 51,34 persen, dan perempuan mencapai 48,66 persen.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka di Parimo di tahun yang sama sebesar 2,70 persen, dari 100 jumlah penduduk usia kerja. 

Terakhir, Indeks Pembangunan Kabupaten Parimo tahun 2020, sebesar 65,44 persen yang merupakan angka tertinggi ke 10 di Sulawesi Tengah. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital