Sabtu, 8 Agustus 2026

145 Sekolah dan Madrasah di Sulteng Siap Gelar UNBK

PALU, PE – Sebanyak 145 sekolah dan madrasah yang ada di Sulteng, siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pada pelaksanaan UN tahun pelajaran 2016/2017 mendatang.

Data dari UPTD Penilaian Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Daerah Sulteng, menyebutkan, sebanyak 56 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA), serta sebanyak di 89 SMK di Sulteng, akan menggelar UNBK.

Namun, jumlah tersebut masih kalah dibandingkan jumlah sekolah yang masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP), yang berjumlah 371 sekolah, terdiri dari 292 SMA/MA dan 79 SMK.

“Untuk SMK, memang jumlah yang melaksanakan UNBK lebih banyak dibandingkan UNKP. Bahkan, di Kota Palu, 100 persen SMK sudah menggelar UNBK,” sebut Kepala UPTD Penilaian Pendidikan Disdukbud Sulteng, Asrul Achmad, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 27 Februari 2017.

Asrul menjelaskan, sekolah-sekolah yang belum siap menggelar UNBK pada tahun ini, disebabkan oleh ketersediaan sarana dan prasarana yang masih terbatas.

“Alasan yang paling mendasar, disebabkan oleh faktor keterbatasan sarana dan prasarana, ada beberapa sekolah yang cukup kesulitan memenuhi syarat itu,” ujarnya.

Asrul juga menjelaskan, untuk mata pelajaran yang akan diujikan pada UNBK nantinya, tidak berbeda dengan yang akan diujikan pada UNKP. Hanya saja, menurut Asrul, efisiensi pelaksanaan UNBK dinilai lebih baik dibandingkan dengan UNKP.

“Dari segi efisiensi, lebih bagus UNBK, terutama dari sisi penghematan biaya, karena tidak lagi ada proses pencetakan-pencetakan naskah kertas, semua soalnya langsung dikirim pada hari pelaksanaan ujian melalui online,” jelas Asrul.

Ke depan, Asrul menambahkan, pihaknya akan terus berupaya, meningkatkan partisipasi sekolah dan madrasah di Sulteng, untuk ikut serta melaksanakan UNBK.

“Sesuai dengan program pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, kalau tidak ada perubahan, semua akan diarahkan pada pelaksanaan UNBK. Tahun depan, tentunya target kita harus ada peningkatan partisipasi sekolah yang mengikuti UNBK,” pungkas Asrul.

(mg01/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital