Sabtu, 8 Agustus 2026

Kecamatan Balinggi dan Parigi Selatan Jadi Contoh Penerapan Program IP 400. Ini Tujuannya

Seorang petani di Parimo melakukan penyemprotan di lahan sawahnya/ foto: Aswadin/ PaluEkspres

PALUEKSPRES,PARIMO – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Hadi Safwan mengatakan, dua Kecamatan di daerah itu masuk dalam ujicoba program Indeks Pertanaman (IP) padi 400 dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman pangan khususnya padi.

“Indeks pertanaman 400, perdana diterapkan Parigi Moutong, sesuai instruksi Kementerian Pertanian,” kata Hadi Safwan kepada wartawan di Parigi, Jumat (4/2/2022). 

Menurut Hadi, dua wilayah yang masuk dalam uji coba tersebut, adalah Kecamatan Balinggi Seluas 5000 hektare dan Kecamatan Parigi Selatan 500 hektare sebagai lumbung pangan wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, program dicetuskan oleh Kementerian Pertanian ini, di uji coba pada 5.500 hektare lahan yang mana sistem IP 400 mendorong petani empat kali panen dalam setahun agar produktivitas mereka lebih meningkat.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Penyuluh Pertanian (UPT-BPP) Kecamatan Parigi Selatan, Ramadhan Firman menjelaskan, dari 66 kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Parigi Selatan, sepuluh kelompok diantaranya menjadi sasaran uji coba indeks pertanaman.

“Salah satu terobosan yang dilakukan Kementerian pertanian saat ini, yakni menggunakan skema pola tanam padi IP 400, yang dikelola melalui klaster kawasan berbasis korporasi petani untuk meningkatkan produksi beras nasional,” jelas Ramadhan.

Kata dia, Parigi  Moutong sendiri merupakan salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Sulawesi Tengah, dan menjadi sasaran pola tanam IP 400, dengan harapan petani lebih produktif, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi petani.

Ia menjelaskan dalam uji coba ini, Kementerian Pertanian juga telah menyediakan benih varietas unggul seperti Dodokan, Siluginggo dan Inpari-1, termasuk upaya pengendalian hama terpadu dilakukan lebih operasional, serta pengelolaan secara terpadu spesifik lokal, dan menajemen tanam dan panen secara efisien.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital