Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Minim Anggaran, Dinas PU-TR Mengeluh

TOUNA PE – Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Tojo Una-una (Touna) mengeluh nilai alokasi anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk dinas ini di tahun 2017 ini.

Anggaran ini dianggap tidak cukup bila untuk membiayai sejumlah pekerjaan fisik infrastruktur di Touna.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Touna, Muhamad Ilyas, ST mengatakan, untuk 2017 ini, total anggaran pada Dinas yang dipimpinnya hanya sebesar Rp50 miliar.

“Dibandingkan tahun 2015 Dinas PU Touna, diluar dana DAK masih mendapatkan Rp200 milar. Sementara pada tahun 2016 masih mendapatkan Rp150 miliar,” terangnya.

Menurutnya, dengan anggaran ini pihaknnya akan melakukan penyesuaian untuk pelaksanaan program pembangunan infrastruktur, yang menggunakan APBD murni, mengingat pemotongan anggaran tahun ini.

“Dengan total anggaran sebesar Rp50 miliar, kemungkinan dana ini tidak mencukupi, apalagi jika kita bicara pembuatan jalan, jembatan, air bersih dan lain yang biayanya cukup besar, namun karena ini terjadi secara nasional, sehingganya kami berharap lewat dana APBN-P,” ujarnya.

Tahun ini saja, Dinas ini berencana membangundua jembatan dan empat jalan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Perusahan Umum Tata Ruang dan Perhubungan Kabupaten Touna, Dedi Lakita, ST, M.Eng mengatakan, pembangunan dua jembatan dan empat jalan tersebut saat ini masih dalam persiapan pelelangan.

“Adapun dua jembatan yang dimaksud yaitu jembatan Borneang, Kecamatan Ulubongka dan jembatan Kajuwou Kecamatan Ampana Kota. Sementara untuk empat jalan yakni jalan di Walea Kepulauan, jalan Togean, jalan Wakai dan jalan Malino,” katanya, Rabu (8/3).

Anggaran pembangunan dua jembatan dan empat jalan tersebut mencapai Rp8,4 miliar.

(mg3/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital