Minggu, 9 Agustus 2026

Digigit Anjing Liar, Enam Warga Tomini Sudah Mendapatkan Suntikan Rabies

Warga Kecamatan Tomini yang digigit anjing liar saat mendapat perawatan di Puskesmas setempat. Foto: Istimewa

PALUEKSPRES, PARIMO – Sebanyak enam orang warga Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, digigit anjing beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan kepada wartawan membenarkan kejadian itu. Menurut Ellen, saat ini pihaknya tengah memberikan penanganan dengan memberikan vaksin rabies kepada enam warga Tomini tersebut.

“Setelah ditindaklanjuti ke Bidang Penularan Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng bersama sama turun langsung membawa vaksin ke Puskesmas Tomini,” ujar Ellen di Parigi, Kamis (21/7/2022).

Kata dia, enam warga itu adalah, Indra (23), Reza (29) Ardiati (30) dan Nadia (21). Sedangkan dua lainnya, merupakan bocah berumur 9 tahun dan balita 4 tahun. Seluruhnya,  kini tengah mendapat perawatan intensif dari pihak Puskesmas setempat.

Dia menjelaskan, setelah menerima laporan, bahwa ada warga yang digigit anjing, pihaknya langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

Menurutnya, setelah vaksin tiba di Parimo, pihak Dinas Kesehatan Sulteng langsung menyuntikan vaksin rabies, kepada enam orang warga yang menjadi korban gigitan anjing. Pelaksanaan penyuntikan  hingga pukul  02.00 WITA dini hari.

Dalam penanganan kasus seperti ini sebut Ellen, korban terkena gigitan anjing harus segera ditangani secara serius, dengan diberikan vaksin rabies.

“Saat ini, kami telah membawa sampel berupa kepala anjing untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.

“Kami sudah membawa sampelnya, apakah hewan tersebut masuk dalam kategori gila atau tidak, yang jelas penanganan untuk enam orang ini dilakukan secara intensif,” tambahnya.

Ia melanjutkan, untuk mencegah penyakit rabies tersebut, pihak Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, membawa 130 vial vaksin untuk disuntik ke anjing yang masih berkeliaran di wilayah Kecamatan Tomini.

Kemudian, Dinas kesehatan Sulteng juga membawa persiapan 20 vial vaksin, khusus manusia yang saat ini dititip di Puskesmas setempat.

“Jadi, hewan (Anjing) yang berkeliaran akan disuntik langsung di tempat. Dan, kami juga sudah memberikan vaksin untuk manusia apabila terjadi lagi kasus yang sama,” katanya. (asw/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital