Sabtu, 8 Agustus 2026
Opini  

Bila Ramadhan Datang Lagi

Cendikiawan yang tak Pernah Menyerah Menuntut Ilmu
Cendikiawan yang tak Pernah Menyerah Menuntut Ilmu. Penulis H Syamsu Nur, Komisaris Fajar Indonesia Coorporation (FIC)/ Foto: Istimewa

Oleh: H Syamsu Nur

Teringat masa kecil. Rasa gembira bukan kepalang, bila  bulan Ramadhan tiba. Bayangan liburan panjang.  Bertemu sesama teman di Masjid dan Surau. Bertadarus, saling membangunkan untuk makan sahur dengan gendang. Shalat subuh di Masjid jadi ramai.  Anak muda memenuhi masjid yang kemudian melanjutkan jalan subuh sampai ke pinggir pantai.

Kemeriahan ramadhan adalah acara buka bersama, yang boleh dikata hampir setiap hari bergiliran dari rumah ke rumah. Dan lebih meriah lagi apabila hari Raya Idul fitri tiba. Pakai baju baru dan saling mengunjungi kerabat dan handai tolan. Bagi anak-anak seusia Sekolah Dasar berkeliling rumah sambil menyapa tuan rumah :

“Assalamu Alaikum”

“ Silahkan makan kue lebaran. Ada juga buras dan ketupat dan ayam goreng”, begitu umumnya tuan rumah menyambut anak-anak yang datang berombongan.

Tidak usah kue pak, uang saja.” Jawaban seru dan spontan dari anak-anak tanpa malu.

Maka uang seribu, dua ribu dan lima ribu jadi rebutan anak- anak dengan gembira. Memang setiap hari Raya uang kecil dan baru sudah dipersiapkan. Anggaplah sedekah tahunan bagi-bagi uang untuk memeriahkan sebagai warna lebaran bagi kaum muslimin.

Suasana seperti ini pernah hilang selama dua sampai 3 tahun. Tidak ada ramai-ramai di Masjid. Tidak ada juga acara buka puasa bersama. Tidak ada lebaran yang meriah. Copid19 telah mengubah suasana. Pokoknya suasana lebaran yang sepi kunjungan. Rumah sahabat dan handai tolan tidak dikunjungi lagi. Kecuali keluarga dekat lah yang menghiasi kunjungan silaturrahmi.

Terasa ada yang hilang. Kerinduan suasana puasa dan lebaran menjadi “rindu yang dibungkus persaudaraan dan keagamaan”

Kini, beberapa hari lagi. Ramadhan akan tiba. Ramadhan yang tanpa masker. Yang tak ada lagi himbauan tidak shalat di masjid. Tidak ada lagi larangan kumpul sambil buka puasa ramai-ramai.

Maka ramadhan kali ini yang akan datang. Terbayang lagi suasana ramai seperti dulu. Suasana keagamaan yang selalu dirindukan bakal muncul lagi. Teriakan ” Pallu, Pallu, dikala saat makan sahur tiba, bergema lagi di pelosok lorong-lorong kota. Yang menjadi tanda tanya, apakah buka puasa bersama bakal ramai lagi. Hal yang memang perlu dipertanyakan karena suasana ekonomi belum pulih. Masih banyak saudara kita kehilangan pekerjaan dan penghasilan yang menurun. Mungkin masih banyak di antara kita diliputi kesedihan dalam ramadhan kali ini. Ada ketidak mampuannya untuk  menggembirakan anak-anak mereka menyambut lebaran. Suasana ekonomi yang masih berkekurangan mempengaruhinya.

Maka bagi yang benasib baik, yang masuk golongan “berpunya”. Saatnya bisa meningkatkan amaliah membagi rezekinya dalam bulan suci yang Mubarak ini. ***

(Penulis adalah Komisaris Utama Fajar International Coorporindo)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital