Sabtu, 8 Agustus 2026

Kampanye Mandatory Halal di Palu, Besok Digelar di Vatulemo dan Pasar Inpres Manonda

Kampanye Mandatory Halal di Palu, Besok Digelar di Vatulemo dan Pasar Inpres Manonda
Kampanye Mandatory Halal di Palu, besok, Sabtu (18/3/2023), digelar di Vatulemo dan Pasar Inpres Manonda. Foto: Humas Kemenag

Kampanye Mandatory Halal akan dilaksanakan serentak pada Sabtu 18 Maret 2023 di 1000 titik lokasi keramaian di seluruh Indonesia. Sebagaimana di provinsi lain, untuk wilayah Sulawesi Tengah telah menetapkan dua titik lokasi kampanye.

Untuk diketahui,  kabupaten dan kota di Sulteng telah menetapkan masing-masing dua titik lokasi kampanye Mandatory Halal. Sehingga pada 13 kabupaten/kota totalnya 26 titik lokasi.

Sedangkan, kampanye mandatory halal di Palu akan diawali pagi hari usai senam di Lapangan Vatulemo, dan di lanjutkan di seputar Pasar Inpres Manonda. Dalam kampanye tersebut akan dilakukan sosialisasi dan penyebaran brosur serta flyer baik kepada pelaku usaha maupun masyarakat di lokasi keramaian.

Baca juga : Kuota Haji 2023 Normal, Kemenag Usulkan Penyesuaian Bipih dan Optimalkan Persiapan

Kampanye Mandatory Halal di Palu dan di seluruh daerah, bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat Indonesia bahwa mulai tanggal 17 Oktober 2024, produk makanan, minuman, jasa penyembelihan dan hasil sembelihan, bahan baku, bahan tambahan pangan dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman wajib bersertifikat halal.

Melalui kampanye tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terkait kewajiban bersertifikat halal pada 17 Oktober 2024. Kewajiban bersertifikat halal ini merupakan bentuk keterlibatan pemerintah untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan kepastian ketersediaan Produk Halal bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya kewajiban, sertifikasi halal bagi seluruh produk diwujudkan dalam beberapa tahap yang diatur pada Pasal 135 Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021. Tahapan pertama dilakukan hingga 17 Oktober 2024 bagi produk makanan, minuman, hasil sembelihan dan jasa penyembelihan.

Dalam rangka mensukseskan tahap ini, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) memberikan kemudahan dalam pendaftaran sertifikasi halal dengan memberikan 2 mekanisme, yaitu sertifikasi halal self-declare dan sertifikasi halal reguler.

Sertifikasi halal melalui mekanisme self-declare diperuntukan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil yang proses produk halalnya dilakukan secara sederhana dan tidak dikenakan biaya dalam proses sertifikasinya (gratis).

Sedangkan produk-produk yang tidak masuk dalam kriteria self-declare, khususnya untuk Pelaku Usaha sedang dan besar dapat menggunakan mekanisme sertifikasi reguler.

Berdasarkan data pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), hingga bulan Februari tahun 2023 tercatat 172.947 pelaku usaha mikro kecil yang sudah mendaftar program self-declare dan sejumlah 132.744 pelaku usaha yang terdaftar melalui sertifikasi halal regular. Namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) potensi Pelaku Usaha di Indonesia untuk produk makanan dan minuman sebanyak 3,9 juta. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital