Minggu, 9 Agustus 2026

Promosi Pariwisata di Palu Lemah

 

Pemkot Respons Pembentukan Badan Promosi Pariwisata
PALU,PE-Meski memiliki potensi wisata yang unik dengan pemandangan Teluk Palunya yang menawan, namun promosi destinasi wisata di Palu dinilai masih sangat lemah. Ini diungkapkan salah satu pengurus Badan Promosi Pariwisata (BPP) pusat, Dr Khrisna Nur Pribadi, sebagai salah satu pemateri dalam seminar sosialisasi promosi wisata yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palu, di Palu Golden Hotel, Selasa 8 September 2015.

Padahal kata dosen ITB yang biasa mempromosikan sejumlah destinasi wisata Indonesia keluar negeri ini, Palu termasuk daerah yang sangat eksotik. Dengan garis pantai yang unik dan terletak di sebuah teluk yang indah.

‘‘Namun, gaungnya Palu itu belum terdengar samasekali di luar sana. Jangankan di luar negeri, dalam negeri saja belum banyak yang tahu Palu itu punya keindahan alam yang sangat menawan,“ ujarnya di hadapan sejumlah pelaku usaha industri pariwisata dan hotel.
Padahal bila dibanding daerah-daerah lain di Indonesia, potensi wisata yang dimiliki Palu sangat menjanjikan bila dikelola dengan baik.

Mengapa sampai belum terdengar gaung destinasi wisata dari Palu? Salah satu kendalanya karena lemahnya ajang promosi pariwisata terhadap potensi wisata yang ada.
Karena itulah kata Khrisna sangat diperlukan suatu badan yang bisa mendorong dan menggerakan ajang promosi pariwisata Palu.

Dari sisi pembangunan ekonomi nasional, sektor yang kini menjadi andalan pemerintah kata Khrisna adalah sektor pariwisata. ‘‘Sektor tambang kita anjlok, sektor industri juga. Sekarang tinggal pariwisata neh yang jadi andalan kita,“ ujarnya.

Khrisna pun mendorong agar pemerintah dan swasta bersama-sama memajukan pariwisata di Palu
Badan Promosi Pariwisata (BPP) adalah lembaga swasta yang akan bekerja mendorong tumbuhnya sektor pariwisata di Indonesia melalui ajang promosi.

Merespons saran yang disampaikan Khrisna, Sekretaris Disparekraf, Bambang Nugraha menyatakan siap mendukung upaya BPP pusat mendorong promosi pariwisata di Kota Palu. ‘‘Sebagai pemerintahan kami siap. Dan, ini bukan pertemuan terakhir, karena kita akan bertemu kembali untuk membahas lebih lanjut pembentukan BPP daerah. Ini penting, kami akan libatkan semua pihak terkait. Termasuk dari pihak pelaku bisnis industri pariwisata,“ demikian Bambang. (mrs)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital