Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

PAD Sektor Parkir di Parimo Bocor, DPRD: Pengelolaan Parkir Terkesan Amburadul

PAD Sektor Parkir di Parimo Bocor, DPRD: Pengelolaan Parkir Terkesan Amburadul.
PAD Sektor Parkir di Parimo Bocor, DPRD: Pengelolaan Parkir Terkesan Amburadul.

Parigi Moutong, PaluEkspres.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Parigi Moutong menyebut, pengelolaan PAD dari sektor parkir terkesan amburadul.

Pasalnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir, oleh Dinas Perhubungan tidak mencapai target.

“Pengelolaan parkir ditingkat bawah oleh Dinas Perhubungan, terkesan amburadul. Sehingga, menjadi temuan BPK,” ungkap Mohamad Fadli anggota Banggar DPRD Parimo saat rapat bersama TAPD, Senin (28/8/2023).

Menurut Fadli, petugas parkir yang ditunjuk Dinas Perhubungan, tidak dibekali buku kontrol atau buku catatan, untuk memastikan berapa hasil yang mereka pungut setiap hari.

Sehingga kata dia, tidak ada bahan yang menjadi landasan Badan Pendapatan Daerah maupun DPRD untuk melakukan evaluasi terkait potensi kenaikan PAD dari sektor parkir tersebut.

“Saya yakin Dinas Perhubungan sendiri sulit melakukan evaluasi terhadap potensi kenaikan PAD ini. Karena, petugas parkir tidak memiliki buku catatan,” ujarnya.

Dengan tidak memiliki buku catatan pemasukan hasil pungutan parkir, sehingga Dinas Perhubungan tidak punya dasar untuk melakukan perhitungan.

Sebab, jika punya catatan pendapatan masuk dari sektor parkir, harus dipastikan proyeksi setiap periodenya apakah setiap bulan atau pun pertahun.

Ia menilai, amanat yang disampaikan oleh BPK yang tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan itu, terkesan diabaikan oleh Dinas Perhubungan.

Karena, tidak ada proyeksi perubahan terhadap kenaikan pendapatanya.”Seharusnya, dengan temuan itu, Dinas Perhubungan sesegera mungkin melakukan evaluasi perubahan,” tegasnya.

Kepala Bidang Lalulintas Angkutan Darat (LLAD) Dinas Perhubungan Parigi Moutong Abdul Mutalib mengatakan, terkait buku kontrol atau buku catatan yang dimaksud sudah disiapkan.

“Jadi terkait buku kontrol yang dimaksud tadi itu di tahun ini kami sudah siapkan. Namun, kami terkendala biaya oprasional,” terangnya.

Sebab, pihaknya harus mengunjungi langsung dimana titik titik parkir itu berada. Adapun setoran dari sektor parkir yang didapatkan bisa terkumpul  pada bulan Juli 2023 lalu.

“Jadi salah satu kendala kami di biaya oprasional. Karena, penyetoran dari masing masing petugas dititik parkir melalui rekening. Tapi puntung karcis masih berada ditangan petugas parkir,” ungkapnya.

Sementara, dari Badan Pendapatan Daerah menyampaikan, jika menyetorkan hasil retribusi parkir harus disertai dengan puntung karcis. Sehingga, terkait hal ini pihaknya harus mengunjungi langsung titik parkir tersebut.

Karena menurutnya, petugas parkir sendiri juga punya kendala dengan pengiriman puntung karcis. Dan ini salah satu kendala mereka,” terangnya.

Mengenai target PAD yang nilainya hanya Rp 80 juta pertahun, ia mengatakan, pihanya telah menghitung bahwa pendapatan yang sebenarnya didapatkan maksimalnya lebih dari Rp 80 juta.

Namun, setoran dari masing masing titik parkir, juga tidak mencapai target. Misalnya, pasar Moutong ditargetkan Rp 600 ribu perbulan. Tetapi, 2 bulan terakhir ini jumlah setoranya mengalami penurunan menjadi Rp 400 ribu.

“Sebab, mereka menemukan beberapa kendala saat melakukan pemungutan uang parkir disejumlah pasar. Ini kami hindari, agar tidak menimbulkan permasalahan di lapangan.” ujarnya. (asw)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital