Minggu, 9 Agustus 2026

Rugikan Mahasiswanya, LP3I Palu Didemo

PALU EKSPRES, PALU – Managemen Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) Palu dinilai menipu mahasiswanya terkait status lembaga tersebut.

LP3I Palu sebagaimana terungkap dalam aksi unjuk rasa mahasiswa yang menamakan diri Alansi Rakyat Peduli Pendidikan Indonesia (ARPPI) di depan gedung DPRD Sulteng, Rabu kemarin, ternyata bukanlah lembaga akademik. Melainkan hanya lembaga kursus biasa.

Status itu baru diketahui para mahasiswa yang merasa dirugikan mengecek langsung ke Dinas Pendidikan Kota Palu.

“Ternyata LP3I hanya lembaga kursus profesi. Ini berbeda dengan informasi awal yang disampaikan ke mahasiswanya,”ungkap koordinator lapangan (Korlap) aksi Nur Saiful dalam orasinya.

Sedikitnya kata Syaiful, 140 mahasiswa angkatan 2015-2016 merasa dirugikan atas informasi dari managemen LP3I tersebut.

Pasalnya, seluruh mahasiswa itu telah mengeluarkan biaya yang lumayan besar. Untuk biaya registrasi gelombang pertama saja, setiap mahasiswa dibebani Rp3,5juta. Gelombang kedua Rp5juta dan gelombang tiga Rp7juta. Sedangkan biaya semester yang dibebankan mencapai Rp3,5juta.

“Belum lagi jika terlambat membayar. Managemen LP3I mengenakan denda sebesar 35 persen. Ini jelas-jelas penipuan,”kata Nur Syaiful.

Kepada DPRD Sulteng, massa ARPPI yang berjumlah puluhan ini menuntut janji marketing LP3I untuk kelanjutan program D3 yang telah dijanjikan sejak awal. Jika tidak, maka tuntutannya managemen mengeblaikan seluruh kerugian yang dialami mahasiswa.

Mereka juga mendesak agar LP3I Palu segera ditutup dan diberi sanksi berat jika tidak memenuhi tuntutan. Terkahir mendesak Komisi 4 DPRD Sulteng memanggil pihak LP3I untuk rapat dengar pendapat (RDP) serta mencabut UU Perguruan Tinggi (PT) nomor 12 tahun 2012 termasuk menghapus sistim uang kuliah tunggal (UKT) yang berlaku di PT saat ini.

Nur Syaiful dalam orasinya mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah besar jika tuntutan itu tidak disahuti wakil rakyat di DPRD Sulteng.

Sayangnya hingga pukul 10.00 Wita, tidak satupun anggota DPRD yang menyahuti aksi mahasiswa itu. Salahsatu pegawai sekretariat menjelaskan, bahwa sebagian besar anggota saat ini sedang  masa reses.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital